Keluarga Korban Bantah Pernyataan PH PT DSI,

Penyerangan Pam Swakarsa PT DSI Picu Bentrok Berdarah di Dayun

Redaksi Redaksi
Penyerangan Pam Swakarsa PT DSI Picu Bentrok Berdarah di Dayun
Pasca bentrok berdarah di lahan M Dasrin di Desa Dayun, Siak, Riau Kamis lalu (5/1/2023), para pimpinan Pamswakarsa PT DSI dikumpulkan petugas Polres Siak kemudian diamankan ditahan di sel Polres Siak. Tiga dari Pamswarkarsa PT DSI jadi tersangka.(ist)

Terpisah, Kapolres Siak, AKBP Ronal Sumaja saat dikonfirmasi terkait keamanan di lokasi paska bentrok menyebut pihaknya rutin melakukan patroli demi menjaga keamanan.

"Nggaklah, personel kami rutin patroli dan sambang (warga, red)," ujar Ronald melalui pesan singkat, Sabtu (14/1/2023).

Diungkapnya, Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Siak yang dipimpin Kasat Binmas AKP Yusirwan beserta personel melaksanakan giat patroli sambang ke sejumlah rumah yang berada di dalam kebun eks PT Karya Dayun pada Selasa (10/1/2023) lalu.

Dalam giat itu kata Ronald, satu persatu rumah warga disambangi oleh AKP Yusirwan dan berdialog dengan masyarakat setempat.

Lanjutnya, terkait siapa dalang di balik bentrok tersebut, saat ini Polres Siak masih melakukan pendalaman dan terus memonitor di lokasi.

"Kita masih lakukan pendalaman sekaligus monitoring lokasi, personel pakaian preman dan Bhabin yang merupakan tempat kejadian peristiwa (TKP)," kata Ronald.

Soal status tersangka, kata Ronald, selain MS (48) yang sedang terbaring lemah di rumah sakit, 3 tersangka YB (40), MM (37), YS (38) masih ditahan di Polres Siak. Sedangkan MS belum ditahan karena tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

"Betul, proses hukum (tetap, red) berjalan meskipun tidak ditahan, pertimbangan kondisi masih dalam perawatan," pungkas Ronald. (*/tim)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini