Pria Hilang di Sungai Kampar Setelah Lompat dari Jembatan Rantau Berangin

Redaksi Redaksi
Pria Hilang di Sungai Kampar Setelah Lompat dari Jembatan Rantau Berangin
Ilustrasi.(Foto: ist)

KAMPAR – Jembatan Rantau Berangin, Desa Merangin Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar, kembali menelan korban. Jika beberapa pekan lalu seorang pemuda hilang setelah mengalami kecelakaan tunggal di atas jembatan dan jatuh ke kegelapan sungai, kali ini seorang pria nekat melompat dari atas jembatan ke sungai belasan meter di bawahnya, Selasa pagi (4/8/2026).

Dewi, seorang pemilik warung di lokasi sontak terkejut mendengar suara benturan keras benda jatuh ke permukaan air. Penasaran, ia bergegas mengarahkan pandangannya ke tengah sungai dan menyaksikan sesosok tubuh pria tengah berjuang keras melawan arus sungai Kampar. Pria itu timbul tenggelam sambil melambaikan tangan meminta pertolongan. Namun setelah beberapa lama lambaian tangan itu hilang di tengah arus sungai.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 07.50 WIB ini sontak menggegerkan warga setempat dan para pengguna jalan yang melintas.

Saksi mata yang melihat langsung berlari meminta bantuan warga dan aparat desa setempat yang diteruskan markas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar pada pukul 08.05 WIB.

Merespona laporan tersebut, BPBD Kampar langsung mengerahhkan armada menuju lokasi dan memulai misi penyelamatan.

Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kampar, Adi Candra Lukita, mengonfirmasi kejadian tersebut. Tim diyurunkan untuk operasi penyisiran di sepanjang aliran sungai.

"Identitas korban masih tercatat sebagai Mister X," ujar Adi Candra.

Pria tersebut diduga datang seorang diri mengendarai sepeda motor, lalu memarkirkan kendaraannya tepat di atas Jembatan Rantau Berangin sebelum melompat ke sungai.

"Sepeda motor yang ditinggalkan korban kini telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk mengusut jejak identitasnya," jelasnya.

Hingga Selasa siang, pencarian masih berlanjut melibatkan personel dari BPBD Kampar, Polsek Bangkinang Barat, Babinsa, jajaran Pemerintah Desa Merangin dan warga sekitar.

"Tim gabungan akan terus memperluas pencarian dan memantau setiap lekuk arus Sungai Kampar hingga korban berhasil ditemukan," tutur Adi Candra.

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini