Keluarga Korban Bantah Pernyataan PH PT DSI,

Penyerangan Pam Swakarsa PT DSI Picu Bentrok Berdarah di Dayun

Redaksi Redaksi
Penyerangan Pam Swakarsa PT DSI Picu Bentrok Berdarah di Dayun
Pasca bentrok berdarah di lahan M Dasrin di Desa Dayun, Siak, Riau Kamis lalu (5/1/2023), para pimpinan Pamswakarsa PT DSI dikumpulkan petugas Polres Siak kemudian diamankan ditahan di sel Polres Siak. Tiga dari Pamswarkarsa PT DSI jadi tersangka.(ist)

Gultom menjelaskan, MS memang ketua organisasi namun kapasitasnya berada di kebun M Dasrin adalah sebagai penjaga keamanan di kebun sawit tersebut.

"Lalu datang Pamswakarsa sewaan PT DSI ke areal kebun Pak Dasrin. Terjadi bentrok di sana. Lalu di mana letak keluarga kami yang melakukan penganiayaan atau pemukulan terlebih dahulu. Orang kok yang datang menerobos masuk, apa tidak dibenarkan MS untuk mencegahnya," kata Unggal.

Akibat bentrok tersebut, kata Unggal, tangan dan kaki MS patah, wajah lebam, punggung dan perut memar. Saat ini MS sedang mendapat perawatan intensif di RSUD Siak.

Sementara itu, Kuasa M Dasrin dkk, Sunardi SH juga menanggapi keterangan Suharmansyah perihal asal muasal konflik di kebun itu. Pihak Pamswakarsa yang disewa PT DSI melakukan pengrusakan di jalan ke kebun M Dasrin. Jalan itu adalah akses satu-satunya untuk anak sekolah.

"Anak-anak menjadi korban dan tidak bisa bersekolah di hari berikutnya. Ketika pulang, bus mereka mengalami hambatan untuk bisa mengantarkan ke rumah masing-masing," bebernya.

Sunardi mengungkapkan, terkait pengrusakan di kebun tersebut, M Dasrin telah membuat laporan secara resmi ke Polda Riau. Laporan tersebut telah diterima pada 11 Januari 2023 dengan nomor : LP/B/18/1/2023/SPKT/Polda Riau.

"Nanti di sana dapat kita jadikan acuan, siapa kedua pihak yang telah memiliki legalitas atas perkebunan itu," kata Sunardi.


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini