Insaf, 20 Pemburu Sumsel dan Bengkulu Tak Mau Lagi Buru Harimau Sumatera

Redaksi Redaksi
Insaf, 20 Pemburu Sumsel dan Bengkulu Tak Mau Lagi Buru Harimau Sumatera
20 eks mantan pemburu mendeklarasikan komitmen berhenti berburu dan membantu upaya penghentian perburuan harimau sumatera (ANTARA/Anggi Mayasari)

JAKARTA - Pria-pria yang ada di foto ini punya keahlian dan hobi yang berbeda. Selama ini mereka dikenal sebagai pemburu Harimau Sumatera. Tapi itu dulu.

Kini mereka insaf. Mereka bahkan sudah berikrar membantu menghentikan perburuan Harimau Sumatera.

Komitmen itu disampaikan oleh 20 mantan pemburu di wilayah Sumatera Selatan dan Bengkulu di Hotel Sinar Sport, Kota Bengkulu, Kamis 21 Juli 2022.

Di Kota Bengkulu, Ketua Yayasan Lingkar Inisiatif Indonesia Iswadi mengatakan 20 pemburu yang dalam dua tahun terakhir menjadi binaan yayasan itu telah bertobat.

Mereka telah berhenti memburu harimau dan berkomitmen mendukung upaya pelestarian harimau sumatera.

"Kita lakukan melalui pendekatan kepada pemburu untuk bertobat, dan mereka deklarasi berhenti berburu harimau dan akan aktif dalam (kegiatan) pelestarian," kata Iswadi.

"Kita optimis bahwa pendekatan baru ini bisa membantu meningkatkan populasi harimau," ia menambahkan.

Di antara pemburu yang berikrar membantu menghentikan perburuan harimau ada Mawi, yang kini berkomitmen membantu upaya penyelamatan populasi harimau.

"Saya siap membantu menyelamatkan harimau sumatera dan meminta para pemburu lain yang masih aktif untuk berhenti," katanya.

Iswadi berharap pemerintah memberikan perhatian kepada para pemburu yang sudah bertobat, menghargai iktikad baik mereka dengan membantu memfasilitasi mereka beralih profesi atau memberikan alternatif mata pencarian.

(VOI)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini