Dugaan Korupsi Dana Digitalisasi Desa, Kades dan Vendor Dituding 'Main Mata'

Redaksi Redaksi
Dugaan Korupsi Dana Digitalisasi Desa, Kades dan Vendor Dituding 'Main Mata'
Ilustrasi,(Foto: Ist)

Kampar Riaueditor.com - Polemik Anjungan Digitalisasi Desa 28 desa di kecamatan Kampar kiri, belum usai. Meskipun dana telah diterima oleh pihak ketiga yang mengadakan kegiatan tersebut, Rp40Juta-an dari Dana Desa perdesanya.

Skandal ini terjadi di momen hari jadi kabupaten Kampar ke 78 tahun. Beberapa kepala desa mengaku menjadi korban dugaan manipulasi dan penyimpangan dalam program digitalisasi desa yang hingga kini tak pernah terwujud.

Salah seorang pihak, Kamis (05/02/2026) mengungkapkan, bahwa 24 desa di Kecamatan Kampar Kiri Hulu dibagi menjadi 2 bagian. Kasus tersebut kini telah ditangani inspektorat kabupaten Kampar.

Diketahui bahwa vendor telah dipanggil dua kali untuk duduk bersama dengan para kepala desa, dan telah ada kesepakatan untuk merealisasikan program tersebut pada bulan ini.

Namun, hingga kini, tidak ada perkembangan signifikan dari vendor, Pihak desa masih menunggu realisasi program digitalisasi desa, walau kontrak dengan pihak ketiga telah habis pada 2025 lalu.

Kini, Kampar Kiri dan Kampar Kiri Hulu, menuntut jawaban atas skandal dana desa yang terjadi. Dana yang bersumber dari APBDes raib tanpa kejelasan dan tim.

Masyarakat menuntut agar Inspektorat dan Kejaksaan Negeri Kampar segera mengusut kasus ini dan mengambil tindakan tegas terhadap oknum-oknum yang terlibat.(DP)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini