Ditanya Izin Pendirian PKS PT ASI, LSM Sebut HM Wardan Bungkam

Redaksi Redaksi
Ditanya Izin Pendirian PKS PT ASI, LSM Sebut HM Wardan Bungkam
(Foto: IST)
Gerbang masuk ke PKS PT Agro Sarimas Indonesia (ASI)

PEKANBARU, riaueditor.com - Ditanya dugaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT PT Agro Sarimas Indonesia (PT ASI) tak memiliki Kebun Inti saat pengurusan izin pendirian Pabrik Kelapa Sawit (PKS) guna mencegah suplay tandan buah segar (TBS) yang bersumber dari kebun nonprosedural, Bupati Indragiri Hilir (Inhil) lebih memilih bungkam.

Hal ini disampaikan Ketua DPP LSM Pilar Bangsa, Superleni, Senin (27/12/21). Dikatakan Superleni, sesuai peraturan perundang undangan Perkebunan, PKS PT Agro Sarimas Indonesia (ASI) di Kabupaten Indragiri Hilir semestinya memiliki Kebun Inti berupa Hak Guna Usaha (HGU).

"Namun berdasarkan temuan, PT ASI belum mengantongi izin usaha yang legal sesuai UU Perkebunan," ujar Superleni.

Superleni menambahkan bahwa PKS PT ASI seharusnya terintegrasi dengan kebun inti yang berizin. Namun berdasarkan Peta Kawasan Hutan provinsi Riau, terkait lokasi lahan Perkebunan Sawit PT ASI seluas 5.674,50 Ha di Kabupaten Indragiri Hilir tersebut, diperoleh informasi dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutan (DLHK) Riau, lahan kebun PT ASI masih berstatus Kawasan Hutan dan belum ada izin pelepasan dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

"Terkait Izin Perkebunan Kepala Sawit PT ASI, Kepala Bidang Pengembangan dan Penyuluhan Dinas Perkebunan Riau, Sri Ambar Kusumawati mengatakan Dinas Perkebunan Riau tidak memiliki data Perizinan Perkebunan PT ASI, Disbun Riau hanya memiliki data PKS saja," ungkap Superleni.

Ketua DPP LSM Pilar Bangsa, Superleni mendesak DPRD Riau segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan mengundang manajemen PT ASI dan Dinas Terkait DLHK Riau dan Dinas Perkebunan provinsi Riau.

"Kami mohonkan dengan hormat DPRD Riau untuk menggelar hearing atau RDP dengan pihak perusahaan, dan dinas terkait. Namun saat ini Anggota DPRD lagi reses hingga akhir tahun," tutup Superleni.(***)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini