Buang Air di Kanal, Pekerja Alat Berat di Siak Diterkam Harimau

Redaksi Redaksi
Buang Air di Kanal, Pekerja Alat Berat di Siak Diterkam Harimau
Korban mendapar perawatan usai diserang harimau.(Foto: Ist)

SIAK - Konflik antara manusia dan satwa kembali terjadi. Masih di kabupaten Siak, seorang pekerja alat berat di camp sementara, diserang seekor Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae).

Kejadian itu menimpa Harianto (31), warga Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak. Peristiwa terjadi pada malam hari sekitar pukul 19.30 WIB, ketika kondisi di sekitar lokasi kejadian sudah gelap gulita.

Kejadian bermula saat korban menuju area kanal yang berjarak tidak jauh dari camp untuk buang air besar. Hanya berselang sekitar 10 menit setelah korban keluar, tiba-tiba terdengar suara teriakan dari arah kegelapan.

Rekan-rekan kerja korban yang mendengar jeritan histeris tersebut langsung berhamburan keluar camp. Karena pandangan yang sangat terbatas dalam kegelapan, rekan korban kesulitan melakukan pencarian.

Di tengah situasi genting tersebut, rekan-rekan korban menyalakan mesin alat berat (excavator) serta menghidupkan seluruh lampu penerangan utama. Sorotan lampu alat berat tersebut langsung mengarah ke titik lokasi serangan. Terlihat seekor harimau yang tengah menerkam korban.

Begitu sorotan lampu terang menyinari lokasi dan deru mesin alat berat yang berbunyi nyaring, si raja rimba terkejut hingga seketika melepaskan gigitannya dari tubuh korban. Predator itu lari dan menghilang ke dalam kegelapan hutan di sekitarnya.

Camat Sungai Apit, Tengku Muhtasar, membenarkan kejadian tersebut. Ia memastikan korban selamat dari maut, meskipun mengalami pendarahan hebat akibat luka cakaran dan gigitan harimau.

"Kondisi korban selamat, namun banyak keluar darah dan sudah dirujuk menuju ke RSUD Tengku Rafian," ujar Camat.

Korban sebelumnya sempat dilarikan ke Puskesmas Pembantu (Pustu) Kampung Teluk Lanus untuk mendapatkan tindakan medis awal guna menghentikan pendarahan. Mengingat kondisi lukanya yang membutuhkan penanganan intensif, korban langsung dirujuk menggunakan jalur evakuasi menuju Rumah Sakit Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tengku Rafian Siak.


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini