Tolak Keberadaan Gereja, Puluhan Massa Di Kampar Kiri Mengamuk

Redaksi Redaksi
Tolak Keberadaan Gereja, Puluhan Massa Di Kampar Kiri Mengamuk

PEKANBARU, riaueditor.com - Puluhan orang massa, Minggu (17/1/2016) siang kemarin, sekitar pukul 12.00 WIB, mengamuk dan terlibat pengrusakkan terhadap sebuah bangunan gereja di Desa Sungai Paku, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Riau.

Massa berjumlah sekitar 30 orang itu, murka lantaran pihak gereja membangun tanpa ada rekomendasi dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Puluhan massa yang datang berbondong-bondong itu mengamuk usai jemaat gereja pulang dari beribadah.

Akibatnya, sejumlah fasilitas dirumah yang di jadikan gereja itu seperti, mimbar untuk berkhotbah, puluhan kursi, rak piring, kipas angin dan dinding bangunan rusak akibat amukan massa tersebut.

Data yang dirangkum riaueditor di Mapolda Riau, Selasa (19/1/2016) siang, aksi anarkis massa itu imbas dari kekesalan massa, lantaran diduga gereja beroperasi tanpa ada rekomendasi dari FKUB. "KIta masih mendalami kasus ini, sejumlah saksi juga sudah dimintai keterangannya," kata Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo Sik MM.

Menurut Guntur, kasus ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian oleh TJ (50), selaku pendeta di gereja tersebut. "Diduga massa keberatan dengan kegiatan aktifitas jemaat gereja, lalu melampiaskannya dengan cara pengrusakkan. Yang jelas kita pastikan bahwa kasus ini akan diproses," tegas Guntur.

Dikatakannya, terkait kasus ini polisi telah memeriksa keterangan beberapa orang saksi termasuk pelapor. "Untuk pelakunya masih kita selidiki, kejadiannya saat jemaat gereja selesai melaksanakan ibadah," ungkapnya.

Sebelum melakukan aksi pengrusakan, puluhan massa itu dilaporkan sempat terlibat perdebatan dengan sang pendeta. "Ini tidak mengarah ke SARA. Aksi ini kita duga hanya kekesalan dan keberatan sekelompok orang atas beroperasi rumah yang dijadikan tempat ibadah tanpa ada rekomendasi dari FKUB," tukasnya. (Bot)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini