Terpapar Asap Kebakaran Hutan, Seorang Bayi Kritis

Redaksi Redaksi
Terpapar Asap Kebakaran Hutan, Seorang Bayi Kritis
Foto: Ist

PONTIANAK - Bencana kabut asap di sejumlah wilayah di Kalimantan Barat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menimbulkan korban. Bayi bernama Fikri yang masih berusia 45 hari ini terpapar asap. Dia didiagnosa gagal nafas dan pneumonia.

Saat ini, anak dari pasangan Randa (40) dan Agustina (38) itu diberi tindakan gawat darurat RJP di ruang Nicu, lantai 5, RSIA Anugrah Bunda Khatulistiwa (ABK). "Rumah kami sederhana, dari papan yang banyak lubangnya serta dikepung asap. Jadi mohon bantuannya. Kami tidak mampu biaya segitu, tolong lah, tolong," ucap Randa, Jumat (24/8/2018).

Untuk pengobatan anaknya, pasangan suami istri asal Gang H Saleh 3, Parit Baru, Kabupaten Kubu Raya ini membutuhkan bantuan dana sekitar Rp100 juta.

Pasangan suami istri ini sebenarnya dikaruniai anak kembar. Satu anaknya sudah meninggal dunia. "Anak kami kembar, satu sudah meninggal. Sisa satu ini lagi. Tolong ini jangan terjadi lagi, tolong saya," ucap Agustina.

Hingga saat ini, keluarga Fikri mengharap uluran tangan para dermawan untuk proses penyembuhan anaknya. Bantuan dermawan bisa disalurkan ke Yayasan Rumah Zakat Pontianak.

(okezone.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini