Terkait Penghinaan, Wartawan se-Riau Minta Ansari Kadir Dicopot

Redaksi Redaksi
Terkait Penghinaan, Wartawan se-Riau Minta Ansari Kadir Dicopot
xxx/riaueditor.com
Terkait Penghinaan, Wartawan se-Riau Minta Ansari Kadir Dicopot
PEKANBARU, riaueditor.com - Puluhan wartawan dari berbagai media di Pekanbaru, baik cetak maupun elektronik, berunjuk rasa di teras Kantor Gubernur Riau, Selasa (8/12) siang, pasca ucapan Kepala Bagian Administrasi Pendidikan dan Agama Biro Kesra Provinsi Riau, Anshari Kadir, yang mempermalukan profesi wartawan saat saat ia memberikan materi di depan para pejabat dan masyarakat di Kabupaten Rokan Hilir.

Dalam aksinya puluhan wartawan yang menggelar aksi, sempat melakukan reka ulang dari ucapan Anshari Kadir, yang menyebutkan kalau wartawan selalu menang lomba lari, asalkan diberi amplop. Para wartawan ini kemudian melakukan tearikal dengan mengeluarkan uang dari saku mereka, dan berlomba lari mengejar uang tersebut.

Reka ulang yang dilakukan para wartawan ini disaksikan langsung oleh Anshari Kadir, serta beberapa pejabat dan staf Pemprov Riau. Saat itu, wajah Anshari tampak memerah menahan malu dan tak bisa berkata apa-apa. Bahkan Anshari tak bisa menjawab apa-apa terkait penghinaan yang ia lakukan.

Selain mempraktekkan penghinaan Anshari, puluhan wartawan yang berdemo juga membacakan kutipan berita yang berisi penghinaan yang dilakukan oleh Anshari, di Kabupaten Rohil, Senin ()7/12) kemarin.

Aksi massa dari gabungan wartawan di Pekanbaru ini, dilakukan untuk mendesak Plt Gubernur Riau, Arsyadjulinadi Rachman agar mencopot jabatan Kepala Bagian Administrasi Pendidikan dan Agama Biro Kesra Provinsi Riau, yang dijabat Anshari. Beralasan mengingat sikapnya yang tidak etis selaku pejabat dan seorang Aparatur Sipil Negara.

"Kita (wartawan) adalah mitra pemerintahan. Kenapa malah ada oknum pemerintahan yang menghina profesi kami. Kami minta Plt Gubri untuk mencopot saja jabatan Anshari, yang tidak beretika," ujar salah seorang wartawan nasional, Haidir Tanjung melalui pengeras suara.

"Harusnya Anshari ini sadar diri, siapa yang membesarkan dia, padahal dia ini juga sebelumnya juga pernah berprofesi sebagai wartawan,"

Hingga berita ini diturunkan, puluhan massa wartawan dari berbagai media yang ada di Riau masih tampak bertahan di pintu masuk gedung kantor Gubernur Riau. Massa mendesak agar Plt Gubri Riau datang untuk memenui mereka.(***)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini