Tangkap 1 Pelaku, Polisi Kini Buru 3 Pengeroyok TNI di Ciracas

Redaksi Redaksi
Tangkap 1 Pelaku, Polisi Kini Buru 3 Pengeroyok TNI di Ciracas
ilustrasi

JAKARTA - Usai menangkap AP, pelaku pengeroyokan terhadap dua anggota TNI di Ciracas, Jakarta Timur, polisi kini mengejar tiga pelaku lain yang diduga ikut terlibat dalam pengeroyokan.

"Jadi dia (AP) tidak hanya sendiri, tapi ada temannya, 3 orang dengan inisial I, H, dan D," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono di kantornya, Rabu (12/12/2018).

Polisi sudah mengantongi keterangan AP soal ketiga pelaku lainnya. "Tiga orang ini masih kita cari segera, akan kita lakukan penangkapan. Karena peran mereka masing-masing sudah kita ketahui daripada pelaku AP ini," kata Argo.

Diketahui, dua orang anggota TNI AL bernama Kapten Komarudin dan anggota TNI AD, Pratu Rivonanda terlibat keributan dengan tukang parkir di kawasan Pertokoan Arundina.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Okezone, peristiwa bermula saat Komarudin berniat makan di Soto Kudus bersama anaknya yang masih duduk di bangku kelas 3 SD. Saat tiba di warung Soto Kudus, anak anggota TNI itu menunjuk knalpot sepeda motor ayahnya yang tiba-tiba berasap. Ia pun langsung mengecek knalpot yang mengebul tersebut.

(Baca juga: Polri Janji Profesional Tangani Kasus Juru Parkir Keroyok Kapten TNI di Ciracas)

Saat sedang memeriksa knalpot, seorang juru parkir menggeser motornya dan tanpa sengaja mengenai kepala anggota TNI tersebut. Spontan Komarudin itu menegur sang juru parkir. Namun, bukannya meminta maaf juru parkir itu malah balik memarahi Komarudin dan kemudian ramai-ramai mengeroyoknya.

Komarudin dikeroyok 7-9 orang juru parkir di depan anaknya sendiri. Secara kebetulan seorang anggota TNI AD dari Kesatuan Dronkavser yakni Pratu R melintas di sekitar lokasi. Dengan semangat jiwa korsa, ia bergegas turun dari motor dan berusaha membantu Komarudin yang tampak masih mengenakan seragam loreng.

Pratu R secara heroik berjibaku melawan para juru parkir tersebut. Namun, keadaannya terdesak lantaran kalah jumlah. Sadar tak mungkin melawan, ia berinisiatif mengamankan Komarudin beserta anaknya menuju barak Remaja Paspampres KPAD Cibubur, Jakarta Timur dengan membonceng di sepeda motornya.

Setiba di barak, keduanya kembali keluar untuk mencari para pelaku pengeroyokan ke permukiman warga lapangan tembak. Pada saat melakukan pencarian, mereka menemukan salah satu juru parkir berinisial A dan langsung membawanya ke Mapolsek Ciracas. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa berujung penyerangan terhadap Mapolsek Ciracas ini.

(okezone.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini