Tak Terima Dinasehati, Pria 56 Tahun di Rohul Bunuh Temannya

Redaksi Redaksi
Tak Terima Dinasehati, Pria 56 Tahun di Rohul Bunuh Temannya
x3/riaueditor.com
Tak Terima Dinasehati, Pria 56 Tahun di Rohul Bunuh Temannya.
PEKANBARU, Riaueditor.com - Seorang pria nekat menghabisi Ramli Sitorus (43) warga Perkampungan Damai Jaya, Batang Kumuh 1, Kabupaten Rokan Hulu, hingga menderita luka empat tusukan menggunakan senjata tajam dibagian dadanya, Senin (28/9) sore kemarin, sekitar pukul 17.00 WIB.

Hotman Butar-Butar (56) warga Dusun 12 Mahato RT 02 RW 01 Desa Mahato Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rohul yang tengah minum tuak itu emosi lantaran tak terima dinasehati oleh rekannya tersebut. Peristiwa yang terjadi di Perkampungan Damai Jaya Batang Kumuh 1, tepatnya di kedai tuak milik saudara Ramler Siagian warga Desa Mahato Kecamatan Tambusai Utara, mengakibatkan korban tewas sekitika.

Informasi yang dihimpun di Mapolda Riau, peristiwa itu berawal ketika korban bertemu dengan pelaku di warung tuak milik saudara Ramler. Saat itu korban menasehati pelaku yang tengah asyik minum tuak. Namun karena tersinggung atas kata nasehat korban, pelaku langsung berdiri dan mengambil tas miliknya yang tergantung di tiang warung tuak.

"Pelaku rupanya mengambil benda tajam dari dalam tasnya dan langsung menghujamkannya ke tubuh korban, mengakibatkan korban tewas seketika dengan empat luka tusukan di dada kanan atas, luka robek pada dada kanan bawah, luka robek pada perut atas tengah dan luka robek perut pada kanan bawah," sebut Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo SIK MM, Selasa (29/8).

Melihat adegan tersebut, beberapa warga lainnya yang ada di warung tuak saudara Ramler langsung menangkap pelaku dan menghakiminya sehingga pelaku babak belur di massa oleh warga yang geram melihat ulahnya yang telah menghabisi korban. "Korban tewas dalam perjalanan ke RS Medika Rantau Kasai, Desa Tambusai Utara," sambung Guntur.

Ditambahkan Guntur, akibat di hakimi massa pelaku yang telah diamankan oleh polisi itu kini dirujuk di RSUD Pasir Pangaraian guna mendapatkan perawatan medis. Selain itu, beberapa orang saksi yang mengetahui peristiwa tersebut juga telah dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Polsek Tambusai Utara.

"Barang bukti sajam yang dipakai untuk menghabasi korban juga telah kita amankan," tutup Guntur.(X3)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini