Soal Utang Piutang, Sugeng Disarankan Selesaikan Secara Musyarawarah

Redaksi Redaksi
Soal Utang Piutang, Sugeng Disarankan Selesaikan Secara Musyarawarah
Anggota DPRD Riau dari fraksi PDIP, Robin Hutagalung SH

PEKANBARU, riaueditor.com - Kabar mengenai utang piutang yang melibatkan Sugeng Pranoto dengan koleganya Edy Rantau, akhirnya sampai juga di Gedung DPRD Riau. Kedua pihak disarankan agar diselesaikan secara musyawarah.

"Berkaitan dengan beredarnya berita soal hutang piutang pak Sugeng, saya kurang paham betul awal mulanya dan bentuk kegiatannya. Meski begitu saya menyarankan supaya diselesaikan dengan jalan musyarawarah", ucap ketua fraksi PDIP DPRD Riau, Ma`mun Solihin, Senin (21/6/21).

Menurutnya, karena masalah ini berkaitan dengan hubungan bisnis dengan Edy Rantau pada 10 tahun silam, maka solusi terbaik untuk menyelesaikan, adalah jalur komunikasi.

Ia mengatakan, bilamana ternyata Edi Rantau sudah menguasakan ke pihak ketiga untuk melakukan penagihan utang piutang tersebut, diharapkan jangan sampai ada intimidasi diluar ketentuan hukum.

Terkait hal itu ucap Solihin, guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya hal-hal yang kurang enak dan bisa mempengaruhi psikologi keluarganya, Sugeng disarankan untuk melaporkan ke pihak Kepolisian.

Demikian juga halnya dengan pihak Edy Rantau bilamana merasa dirugikan karena tidak sesuai dengan kesepakatan bersama, disarankanemakai jalur yang semestinya saja.

Solihin mengatakan, kendati Sugeng kader partai PDIP Riau, namun karena masalah ini merupakan persoalan pribadi, maka tidak ada urusan dengan partai.

"Partai tidak tahu menahu. Karena ini persoalan pribadi, kita sarankan supaya diselesaikan secara musyawarah. Jangan sampai nama baik partai disangkutpautkan dengan persoalan pribadi dan merugikan nama besar partai. Saya rasa ada jalur-jalur yang bisa ditempuh", tukas Bendahara DPD PDIP Riau tersebut.

Hal senada juga disampaikan anggota DPRD Riau dari fraksi PDIP, Robin Hutagalung SH saat dikonfirmasi terpisah.

Ia mengatakan, meski dirinya teman satu fraksi dengan Sugeng, namun masalah utang piutang tersebut merupakan persoalan pribadi Sugeng dengan pihak yang merasa dirugikan.

"Harapan saya tentunya agar diselesaikan secara musyawarah. Kalau musyawarah itu tidak tercapai, tentu ada tindakan hukum. Hukum itu dua saja, yaitu pidana atau perdata. Jangan melenceng dari itu", ujarnya.

Dikatakan, kalau di luar itu yang ditempuh dan cenderung mengganggu kenyamanan dan keamanan Sugeng, Robin memastikan pihaknya akan bereaksi.

"Soal benar tidaknya utang tersebut saya kurang tahu. Hanya saja kalau ada pihak tertentu yang mencoba memaksakan kehendak kepada Sugeng, kita pasti bereaksi pak", pungkas ketua komisi II DPRD Riau tersebut.

Diberitakan sebelumnya, kendati mengaku berutang kepada Edy Rantau sebesar Rp 170 juta, namun oknum anggota DPRD Riau H. Sugeng Pranoto, S.Sos dinilai tidak punya niat baik membayar. Alhasil, warga Jalan Bukit Barisan Pekanbaru yang  dulunya teman bisnisnya itu, kini mengalami stroke.

"Setelah saya menunjukkan bukti kwitansi, Haji Sugeng memang mengakui utangnya", ujar Larsen Yunus selaku penerima kuasa usai bertemu Sugeng pada Selasa 15 Juni kemarin saat dikonfirmasi, Rabu (16/6/21). (fin)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini