Sejumlah `Polisi Tidur` Liar di Ibukota Pangkalan Kerinci Ditertibkan

Redaksi Redaksi
Sejumlah `Polisi Tidur` Liar di Ibukota Pangkalan Kerinci Ditertibkan
zul/riaueditor.com

PELALAWAN, riaueditor.com - Keberadaan `polisi tidur` atau markah kejut di Ibukota Pangkalan Kerinci, Senin (28/12/2020) semakin meresahkan saja. Pasalnya, jumlah yang tak sedikit dan nyaris semua jalan di Ibukota menggunakan polisi tidur. Contohnya saja laporan masyarakat di jalan Sejahtera 1 dan 2 serta jalan murai yang ditertibkan forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Kabupaten Pelalawan. 

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pelalawan Drs. H. Syafruddin, M.Si melalui Kabid Lalin Indrawan P, SE, Selasa (29/12/2020). Menurutnya penertiban polisi tidur liar yang tanpa laporan ke pihak terkait di jalan sejahtera 1 dan 2 serta jalan murai ditertibkan.

"Berdasarkan laporan warga, dan langsung kita koordinasikan dengan Firum LLAJ dan dilakukan penertiban. Karena memang polisi tidur liar cenderung berbahaya dan rawan kecelakaan. Begitupun sejumlah kendaraan susah dan kesulitan melewati polisi tidur," ucapnya. 

Dikatakan Indra, setiap polisi tidur ada aturannya. Tidak boleh sembarangan membuat tanpa ada laporan ke pihak terkait yang tergabung dalam Forum LLAJ seperti Dishub atau Lantas. 

"Kalaupun menggunakan polisi tidur setelah dilakukan koordinasi ke instansi terkait dianjurkan hanya pita kejut. Untuk jumlah dan ketinggian disesuaikan setelah dilakukan pengecekan di lapangan. Potensi kecelakaan besar dan akan menggangu pengendara," bebernya. 

Indra juga berharap agar masyarakat yang merasa terganggu dengan keberadaan polisi tidur agar segera melapor ke RT, RW, Lurah atau kecamatan dan akan dilanjutkan dengan instansi terkait, tutupnya.(ZoelGomes)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini