Perjuangan Bocah 13 Tahun untuk Selamat saat Disekap di Pulomas

Redaksi Redaksi
Perjuangan Bocah 13 Tahun untuk Selamat saat Disekap di Pulomas
foto okezone

JAKARTA - Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Erlinda menyempatkan diri untuk menyambangi lima korban selamat perampokan sadis di Pulomas, Jakarta Timur. Di RS Kartika, tempat korban selamat dirawat, Erlinda mengaku menangis melihat salah satu bocah penyandang disabilitas yang juga sempat disekap.

"Z adalah penyandang disabilitas tidak bisa mendengar dan bicara,” ujar Erlinda kepada wartawan di RS Kartika, Pulomas, Jakarta Timur, Selasa (27/12/2016).

Kala itu, Erlinda dibuat terharu saat bocah Z yang baru berusia 13 tahun justru menyemangati kakaknya agar kuat menghadapi musibah ini. Ia pun takjub gadis mungil itu sangat tegar atas apa yang menimpanya.

“Tapi, dia sangat tegar dengan keadaan saat ini dan dia menyemangati kakaknya agar bisa kuat dengan terjadi perampokan," sambungnya.

 

Dikatakan Erlinda, saat dijenguk, Z mampu menceritakan kejadian yang menimpa dirinya. Saat itu, Z mengaku ia berjuang dengan kakaknya agar bisa hidup ditengah penyekapan di kamar mandi. Bahkan, Z rela tangannya digigit sang kakak agar dia tetap hidup.

"Saya menangis saat, Z bercerita tentang perjuangan untuk hidup. Saat terjadi perampokan sadis," tandasnya sembari menitikkan air mata. (sym)

(abp/okezone)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini