PM Malaysia: Kami Menghadapi Bencana Penerbangan Ketiga

Redaksi Redaksi
PM Malaysia: Kami Menghadapi Bencana Penerbangan Ketiga
Reuters
Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Mohd Najib Razak
KUALA LIPIS - Malaysia kembali dihadapkan situasi sulit terkait kondisi transportasi udaranya. Setelah dua kecelakaan Malaysia Airline, Negeri Jiran tersebut menerima kabar pahit terkait hilangnya Air Asia QZ8501 yang terbang dari Surabaya, Jawa Timur, menuju bandara Changi, Singapura. Pesawat tersebut hilang kontak pada Minggu (28/12/2014) pagi.

Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Mohd Najib Razak mengaku belum mengetahui secara rinci tentang hilangnya pesawat Air Asia. Namun dia mengklaim negaranya mungkin akan menghadapi bencana penerbangan ketiga selama 2014.

Dua pesawat Malaysia Airlines mengalami kecelakaan pada bulan Maret dan Juli tahun ini. "Saya tidak punya banyak informasi apa yang sebenarnya terjadi. Tapi kemungkinan bencana atau tragedi sangat besar telah terjadi," kata Razak seperti disitat Reuters.

"Kami akan melakukan semua upaya yang kami bisa untuk membantu mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi," paparnya di Kuala Lipis, Malaysia.

Airbus A320-200, membawa 155 penumpang terdiri atas 138 penumpang dewasa, 16 anak dan satu bayi, dua pilot, empat awak kabin dan satu teknisi.

(fmh/okezone)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini