Manajemen Bantah Dodi Triono Pemenang Tender GBK

Redaksi Redaksi
Manajemen Bantah Dodi Triono Pemenang Tender GBK

JAKARTA - Dodi Triono disebut-sebut sebagai pemimpin pemenang tender renovasi Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta. Manajemen Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPK-GBK) membantah informasi itu.

Melalui keterangan tertulis, Manajemen Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno menjelaskan Dodi hanya mitra kerja lama PPK-GBK dalam proyek pengembangan sebagian areal GBK.

"Dan berencana mengembangkan sebagian area GBK yang tidak terkait langsung dengan pekerjaan renovasi GBK dalam rangka Asian Games 2018," tulis manajemen PPK-GBK dalam keterangan yang diterima Metrotvnews.com, Rabu (28/12/2016).

Manajemen menegaskan pemberitaan soal Dodi pemenang tender itu tidak benar. Dodi tidak punya kaitan langsung dengan proyek tersebut.

"Sepanjang yang kami ketahui almarhum tidak ada hubungan kerja langsung dalam proyek dimaksud," tulis manajemen.

Terkait peristiwa yang menimpa keluarga Dodi, manajemen PPK-GBK menyampaikan duka citanya. "Semoga almarhum dan keluarga yang wafat diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan," ucapnya.

Dodi Triono, 59, Ketua RT 12 RW 16 Kelurahan Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur, meninggal di kamar mandi di kediamannya. Belum diketahui pasti apa penyebab pembunuhan ini.

Dodi dan 10 orang lainnya ditemukan dalam satu kamar mandi berukuran 1,5 m x 1,5 meter di sebuah rumah Jalan Pulomas Utara Nomor 7A, Kayuputih, Pulogadung, Jaktim, Selasa 27 Desember. Enam orang, termasuk Dodi, meninggal. Lima lainnya masih hidup dan dibawa ke rumah sakit terdekat.

Kasus ini terungkap lewat laporan Sheila Putri, warga setempat. Dia melapor ke Pos Polisi Kayuputih, Selasa (27/12/2016) sekitar pukul 09.25 WIB. Enam korban tewas diduga akibat kehabisan oksigen.

(metrotvnews.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini