Ini Penyebab Gempa 6,5 SR Guncang Lombok Hasil Analisis BMKG

Redaksi Redaksi
Ini Penyebab Gempa 6,5 SR Guncang Lombok Hasil Analisis BMKG
(Putera/Okezone)
Masjid di Lombok roboh akibat gempa 7 SR

JAKARTA - Gempa tektonik 6,5 skala Richter (SR) mengguncang Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pukul 11.10 WIB tadi. BMKG menyatakan gempa tersebut bagian dari gempa susulan yang terjadi sejak 5 Agustus lalu.

"Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempa bumi ini berkekuatan M=6,5 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M=6,3," kata Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan tertulisnya diterima Okezone, Minggu (19/8/2018).

Episenter gempa terletak pada koordinat 8,24 Lintang Selatan dan 116,66 Bujur Timur atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 32 kilometer arah timur laut Kota Mataram, NTB pada kedalaman 10 Km.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter, kedalaman hiposenter dan mekanisme sumbernya maka gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Naik Flores (Flores Back Arc Thrust)," ujar Daryono.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa ini, dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan naik (Thrust Fault)," sambungnya.

Mengingat episenternya relatif sama dengan gempa M=7,0 yang terjadi pada 5 Agustus 2018, maka BMKG menyatakan bahwa gempa siang ini merupakan susulan (aftershock) dari rangkaian gempa yang terjadi sebelumnya.

Dampak gempabumi berdasarkan laporan dari masyarakat, guncangan dirasakan di daerah Lombok Utara III SIG-BMKG (VI MMI), di Mataram II SIG-BMKG (IV MMI), di Lombok Tengah, Lombok Barat, Lombok Timur, Bima, dan Sumbawa Besar II SIG-BMKG (III MMI), di Denpasar, Waingapu dan Jimbaran I SIG-BMKG (II MMI). Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa tidak berpotensi tsunami.

(okezone.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini