LAM Riau Terkait Sengketa dengan PT SAL,

Hendaknya Kades Pungkat Dampingi Warga dan Jangan Membuat Jarak

Redaksi Redaksi
Hendaknya Kades Pungkat Dampingi Warga dan Jangan Membuat Jarak
ZP/riaueditor.com
Warga masyarakat Pungkat tanpa didampingi Kepala Desa saat kedatangan pasukan Brimob Polda Riau dan Polres Inhil.
TEMBILAHAN, riaueditor.com- Berdasarkan data fakta hasil investigasi langsung Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau ke Desa Pungkat beberapa waktu yang lalu, Kecamatan Gaung, Inhil menemukan bahwa saat konflik mulai mencuat antara PT SAL dan warga masyarakat Desa Pungkat, Kepala Desa Pungkat, Imran jarang menunjukan batang hidungnya.

"Hal ini sangat disayangkan, karena adalah kewajiban seorang Kepala Desa untuk menjadi pemimpin dan pengayom masyarakatnya dimana ia memimpin. Kami tidak tau apa alasan Kades hingga jarang berada ditempat ketika konflik itu mulai mencuat." ungkap Drs. Marjohan Yusuf kepada awak media beberapa waktu yang lalu.

Sudah seharusnya seorang Kades untuk selalu mendampingi dan peka terhadap permasalahan warganya, karena itulah tugas utama seorang Kades sebagai pengayom dan pelindung masyarakat, imbuhnya.

"Kami berharap agar Kades Desa Pungkat untuk tidak menjaga jarak dengan warganya, hingga permasalahan sengketa dengan PT SAL selesai, jika dia tidak bisa melakukannya lebih baik mundur saja dari jabatannya." ucap Marjohan.(zp)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini