Dokter yang Periksa Kesehatan Wali Kota Bogor Bima Arya Meninggal Akibat Corona

Redaksi Redaksi
Dokter yang Periksa Kesehatan Wali Kota Bogor Bima Arya Meninggal Akibat Corona
(Xinhua/Xiao Yijiu)
Han Yi, petugas medis dari Provinsi Jiangsu, bekerja di bangsal ICU Rumah Sakit Pertama Kota Wuhan di Wuhan, Provinsi Hubei, 22 Februari 2020. Para tenaga medis dari seluruh China telah mengerahkan upaya terbaik mereka untuk mengobati para pasien COVID-19

JAKARTA - Seorang pejabat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, meninggal dunia saat menjalani perawatan di ruang isolasi pasien positif virus Corona atau Covid-19 di RSUD Kota Bogor.

Pria yang menjabat kepala bidang di Dinkes tersebut menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 20.00 WIB, Jumat (27/3/2020), di ruang ICU RSUD Kota Bogor.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim saat dikonfirmasi membenarkan informasi meninggalnya salah seorang pejabat Dinkes Kota Bogor tersebut.

"Betul meninggal. Positif (Covid-19) baru dirilis 2 hari lalu dari hasil test swab," ujar Dedie.

Sebelumnya, Kabid Dinkes ini dikabarkan sempat ikut menjemput Wali Kota Bogor Bima Arya di Bandara Soekarno Hatta usai kunjungan ke Azerbaijan dan Turki pada 16 Maret 2020.

Bahkan, pria yang menyandang gelar dokter gigi ini sempat memeriksa kesehatan Bima Arya di Bandara Soeta.

Tak hanya itu, pria berkacamata ini juga yang selalu mendampingi Bima Arya mengecek kesehatan hingga Wali Kota Bogor dinyatakan positif terpapar virus Corona.

"Beliau masuk klaster Turki atau rombongan Pak Bima Arya," ujar Dedie.

7 Pasien PDP Meninggal Dunia

Hingga Jumat sore, total Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kota Bogor meninggal sebanyak tujuh orang. Sementara pasien positif virus Covid-19 juga naik menjadi sembilan orang.

Dari jumlah itu, satu di antaranya meninggal dunia. Sementara delapan orang lainnya masih dalam penanganan di rumah sakit. Termasuk Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, yang kini diisolasi di RSUD Kota Bogor.

(liputan6.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini