Ditolak di Lapangan Siak Bermadah, Kirab GP Ansor diganti Zikir di Islamic Centre

Redaksi Redaksi
Ditolak di Lapangan Siak Bermadah, Kirab GP Ansor diganti Zikir di Islamic Centre
ist.
Suasana di sekitar Lapangan Siak Bermadah yang ramai dikawal aparat kepolisian.

SIAK - Ribuan massa GP Ansor dan Banser mendatangi Kabupaten Siak, Sabtu (22/9/2018) lalu. Namun, mereka dihadang dan tak dibenarkan menggelar Kirab Satu Negeri oleh ribuan massa lainnya yang sudah menunggu di sekitar lokasi acara di Lapangan Siak Bermadah yang berada tepat di depan Istana Siak di Siak Sri Indrapura. 

Menanggapi penghadangan Barisan Ansor dan Barisan Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser NU) Riau, yang akan melaksanakan kegiatan zikir di Masjid Islamic Center Siak, Kelurahan Kampung Rempak. Ketua Banser MI Riau, Purwaji mengatakan hal tersebut terjadi karena kesalahpahaman saja.

Kapolres Siak, AKBP Ahmad David SIK menyebutkan, sekitar 600 personil dari rincian Brimob, Sabhara Polda Riau, Polres Pelalawan dan Polres Meranti serta Polres Siak sendiri ikut mengamankan kegiatan yang dihadiri ribuan orang tersebut, Sabtu (22/9/2018).

"Meski diawalnya terjadi pro dan kontra terkait dilaksanakannya kegiatan ini, tapi pukul 22.50 WIB acara zikir bersama tetap dilaksanakan dengan aman dan lancar. Kemudian pukul 23.43 WIB dilanjutkan ziarah ke makam Sultan Syarif Qasim. Dan Minggu pukul 00.50 WIB seluruh kegiatan GP Anshor & Banser telah selesai dilaksanakan," kata Kapolres, Minggu (23/9/2018).

Tampak hadir juga dalam kegiatan itu, kata Kapolres, Wakil Bupati Siak Drs Alfedri Msi, Wakapolres Siak Kompol Abdullah Hariri, Dewan Syuro NU Kabupaten Siak KH Muhtaqdihin, NU Tanfiq Kabupaten Siak KH Toyib Firdaus.

Selanjutnya, Kemenag Kabupaten Siak Muharrom S.ag, Ketua DPW GP Ansor Provinsi Riau Purwaji, Ketua DPD GP Ansor Kabupaten Siak Agus Mudzorfa, Anggota DPRD Siak Muhtarom Sag, Penceramah Gus Faris Al Haq dari Jakarta, para Santri dan undangan.

Ketua GP Ansor Riau, Purwaji Sos dalam kesempatan itu menyampaikan rasa syukurnya atas kegiatan yang tetap terlaksana meski banyak rintangan diawal.

"Siapapun yang fitnah banser dengan menggunakan video Hoax yang menyebarkan ujaran kebencian, kami dengan lapang dada menerima fitnah tersebut. Ansor ini adalah organisasi yang barokah yang didirikan oleh ulama ulama dan wali. Maka dari itu ansor tetap menunjukan yang terbaik buat agama Islam," kata Purwaji.

Demikian juga halnya dengan Gus Faris al Haq, saat menyampaikan tausiah, mengajak seluruh undangan harus menunjukan komitmen damaikan kebangsaan karena yang membangun bangsa dulunya kiyai dan para ulama.

"Untuk di Siak ada Sultan yang membangun bangsa berdasarkan Islam. Apabila ada yang merusak bangsa ini GP Ansor dan Banser akan berjuang dan membela bangsa dan negara ini. Mari kita jaga bangsa dan negara bersama-sama insyaallah kita mendapatkan pahala. Kita harus saling menghargai dan saling maaf memaafkan jangan ada perpecahan," kata Gus Faris. ***

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini