Ditinggal Beli Nasi Ramas, Rp168 Juta Tunjangan Pegawai PU Raib

Redaksi Redaksi
Aksi Rampok Pecah Kaca
PKL.KERINCI, riaueditor.com- Warga Jalan Akasia Pangkalan Kerinci dihebohkan dengan aksi rampok pecah kaca, korbannya Suliyono, pemilik Nissan Grand Livina BM 1824 CK, Bendaharawan Dinas PU Pelalawan, Senin (7/4/2014) sekira pukul 15.00 Wib, usai membeli nasi ramas.

Rampok yang berjumlah 2 orang berhasil menggasak uang yang berada di mobil sejumlah Rp.168 juta yang akan dibayarkan untuk tunjangan pegawai Dinas PU Pelalawan.

Menurut Suliyono, dirinya dengan teman sekantor baru saja mengambil uang dari bank riau melalui cek sebesar Rp.168 juta. Setelah uang didapat dimasukkan dalam sebuah tas dan diletakkan di jok tengah nomor dua. Namun ditengah perjalanan pulang kembali kekantor, ada telepon masuk dari teman sekantor yang memesan nasi ramas.

"Tadi teman ada pesan nasi ramas makanya kita parkirkan mobil di seberang dan kita berdua pergi beli nasi di Ampera Rahmat. Namun setelah nasi ramas dibeli warga sudah mengerubungi mobil dan ternyata kaca mobil tengah sudah pecah dan tas berisi uang Rp.168 juta raib," paparnya.

Disinggung soal adanya orang yang dicurigai dan tidak adanya pengawalan, Suliyono mengatakan bahwa dirinya dan temannya tidak ada kecurigaan sama sekali. Begitu juga diakuinya memang tidak memakai pengawalan dari pihak Satpol PP.

"Biasanya aman dan lancar, tidak ada yang membuntuti kita dari Bank Riau. Memang kita tidak memakai pengawal," terangnya.

Sementara itu, saksi mata di lapangan yang tidak mau menyebutkan identitasnya dalam keterangannya ke polisi mengungkapkan pelaku berjumlah 2 orang dengan menggunakan motor bebek warna hitam dengan memarkir motor didepan mobil korban. Satu pelaku yang dibonceng turun dan langsung memecahkan kaca mobil dengan tangan kosong lalu mengambil tas hitam.

"Saya liat yang turun itu tinggi rambut seleher pake baju itam langsung pecahkan kaca. Keduanya tanpa menggunakan penutup kepala atau helm. Saya liat persis muka pelakunya. Setelah pelaku berhasil membawa tas keduanya kabur menuju ujung jalan Akasia," terang saksi mata.

Usai meminta keterangan dari saksi mata, pihak Polres Pelalawan bersama korban menuju ke Mapolres untuk proses selanjutnya.(JUL)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini