Diduga Oknum ASN PUPR Pekanbaru `Enggan` Selesaikan Upah Tukang

Redaksi Redaksi
Diduga Oknum ASN PUPR Pekanbaru `Enggan` Selesaikan Upah Tukang
za/riaueditor.com
Pakde Arifin, dan pekerjaan drainasenya.

PEKANBARU, riaueditor.com - Fsl, Seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas PUPR Kota Pekanbaru disebut enggan menyelesaikan sisa pembayaran upah tukang pekerjaan Pembangunan Drainase Tahun 2019 di kecamatan Bukitraya sebesar Rp 12 juta. Hal ini dikeluhkan Arifin (60) yang biasa disapa Pakde sebagai kepala tukang kepada riaueditor.com, Sabtu (8/2/20). 

Disampaikan Pakde, pengerjaan ketiga drainase tersebut telah berakhir pada pertengahan Desember 2019 lalu, diantaranya di Sidodadi Harapan Raya, Purwosari, dan Rawa Baluran. Namun setelah rampung yang bersangkutan tak berniat menyelesaikan sisa upah tukang.

"Saya sudah berusaha meminta baik-baik, namun bapak itu tak berniat membayar, saya masih punya kewajiban menyesaikan gaji 13 anggota saya, begitu juga keperluan rumah tangga saya," keluh Pakde. 

Menurut Pakde, sesuai perjanjian, semua pekerjaan drainase itu awalnya berada di beberapa titik sepanjang 725 meter, dengan harga per meternya Rp 108.500, dan yang mampu dikerjakan 425 meter. Pekerjaan itu distop di tengah jalan.

"Dia mintaknya cepat, tapi mau kuupahkan ke orang lain gak dikasih, aku gak bisa ngendel semua," jelas Pakde.

Meski begitu tambah Pakde, ketiga titik lokasi yang kukerjakan sudah selesai semua. "Nah setelah dikalkulasi masih ada sisa pembayaran kurang lebih Rp 12 juta lagi," ungkap Pakde.

Melalui pemberitaan ini Pakde berharap kepada Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Indra Pomi untuk memanggil dan mengingatkan bawahannya itu, agar meluruskan niat menyelesaikan sisa pembayaran upah tukang pengerjaan Drainase tersebut.

"Kami ini orang kecil mas, duit segitu besar bagi kami, jadi kami berharap sekali segera dibayarkan," ungkap Pakde. (za/har)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini