Diduga Aniaya Warga Palas, Oknum Polisi Dilaporkan Ke Propam Polda Riau

Redaksi Redaksi
Diduga Aniaya Warga Palas, Oknum Polisi Dilaporkan Ke Propam Polda Riau
Haris Halawa, korban penganiayaan.
PEKANBARU, riaueditor.com - Aris Halawa (31) warga jalan Sejahtera ujung Kelurahan Palas, Kecamatan Rumbai Pekanbaru, melaporkan oknum polisi TM ke Propam Polda Riau atas tindakan dugaan penganiayaan dengan kekerasan, sesuai laporan polisi Nomor: LP/149/X/2015/YANDUAN Tanggal 5 Oktober 2015.

Usai melapor di ruang Propam Polda Riau, Aris Halawa dengan wajah pucat pasi  menceritakan peristiwa penganiayaan yang menimpa dirinya beserta adik-adiknya. Sabtu (3/10) sekitar pukul 23.00 WIB puluhan orang yang dikomandoi TM yang dikenalnya sebagai korban sebagai anggota Polda Riau.

"Saya diancam, dihajar, diangkat dan dihempaskan ke tanah. Saya tidak tahu apa salah saya," kata kata Aris Halawa didampingi istrinya, Lina.

Pada saat dipukul lanjut Aris, saya sempat meminta tolong. Namun pukulan TM cs malah lebih membabi buta, istri saya menangis histeris minta tolong. Tidak tahan dengan pukulan, saya lari ke hutan untuk menyelamatkan diri, urainya.

Tidak sampai disitu terang Aris, mereka memasuki kawasan lahan sawit dengan cara paksa, merusak pintu gerbang (portal) dan merusak sepeda motor, mesin genset. Selain itu harta milik kami juga raib, antara lain Dompet berisi uang, KTP dan senter besar, jelas Aris.

Aris menambahkan, setelah peristiwa tersebut dua orang adik saya hilang entah kemana, "Mungkin diculik, karena hingga saat ini tidak bisa dihubungi," ungkap aris.

Lina (istri korban) menuturkan, "Mungkin kalau saya tidak ada, mereka akan membunuh suami saya. Karena puluhan orang berlaku kasar dan tidak menusiawi itu memukul suami saya sambil berteriak, bunuh! bunuh!. Dan salah seorang dari anggota TM mengancam dengan menodongkan sejenis senjata api laras panjang kepada suami saya," tukasnya.(jsn)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini