Depresi Lantaran Sakitnya Tak Sembuh, ABG di Kampar Nekat Terjun Ke Sungai

Redaksi Redaksi
Depresi Lantaran Sakitnya Tak Sembuh, ABG di Kampar Nekat Terjun Ke Sungai
riaueditor.com
Depresi Lantaran Sakitnya Tak Sembuh, ABG di Kampar Nekat Terjun Ke Sungai.

PEKANBARU, riaueditor.com - Warga Desa Kumantan, Kecamatan Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar, Ahad (30/7/2017) sore, dihebohkan dengan adanya ABG yang nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menceburkan diri di Sungai Kampar, Daerah Kumantan Bawah Bangkinang.

Korban diketahui bernama Elva Susanti (16), seorang pelajar yang merupakan warga Jalan Cik Ditiro Gang Istifar, Desa Kumantan, Kecamatan Bangkinang Kota.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh Kharudin alias Ocu Pendek (50), warga Desa Batu Belah, Kecamatan Kampar dan Lukman (45) warga Desa Kumantan Kecamatan Bangkinang Kota, saat sedang bekerja mencari batu disungai tersebut.

Menurut keterangan Lukman, pada hari Ahad sekitar pukul 17.00 WIB, dirinya melihat Khairudin alias Ocu Pendek sedang mencari batu di sungai dan pada waktu bersamaan melihat Elva berlari menuju sungai.

Melihat Elva berlari menuju sungai, Lukman berusaha melarangnya, namun Elva bersikeras berlari menuju sungai sembari berkata "Saya mau mati", dan selanjutnya langsung menceburkan dirinya ke sungai.

Sesaat kemudian, Elva sudah berada ditengah sungai dan hanyut tenggelam terbawa arus Sungai Kampar.

Mengetahui hal ini anak-anak warga sekitar yang waktu itu berada di pinggir sungai berlari menuju rumah korban dan memberitahukan peristiwa tersebut kepada orang tua korban.

Ibu korban yang mendapat kabar anak gadisnya melompat ke sungai lalu bergegas datang ke TKP dan ikut mencari korban bersama warga lainnya.

Usaha pencarian yang dilakukan warga tak membuahkan hasil, warga pun kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Bangkinang Kota dan Polres Kampar.

Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto Sik MH dikonfirmasi melalui Kapolsek Bangkinang Kota Iptu Habibahnil, membenarkan adanya kejadian ini.

"Hingga sekarang korban belum ditemukan. Pencarian juga masih dilakukan oleh Tim Gabungan Polsek Bangkinang Kota, Basarnas, BPBD Kampar, Tagana dan warga Masyarakat Desa setempat," kata Habibahnil, Senin (31/7/2018).

Disampaikan Kapolsek, dari keterangan saksi-saksi di TKP, diprediksi korban nekat melakukan aksi bunuh diri dikarenakan depresi akibat penyakit yang dialaminya, dimana korban sering mengalami kesurupan. (gam)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini