Corona, Angka Kemiskinan Maluku Diklaim Naik 40 Persen

Redaksi Redaksi
Corona, Angka Kemiskinan Maluku Diklaim Naik 40 Persen
(CNNIndonesia/Said Hatala).
Gubernur Maluku Murad Ismail mengklaim angka kemiskinan wilayahnya naik 40 persen karena penyebaran virus corona.

MALUKU - Gubernur Maluku Murad Ismail mengklaim angka kemiskinan di wilayahnya meningkat 40 persen sebagai dampak dari penyebaran virus corona.

Angka itu berasal dari akibat pekerja yang dirumahkan, mulai dari sektor pariwisata, perhotelan, swalayan, dan pedagang kecil, karena terhentinya aktivitas masyarakat.

"Sebelumnya angka kemiskinan kami menurun 17 persen, tetapi karena corona naik jadi 40 persen terhitung Februari, Maret hingga April selama pandemi di Maluku," ujar Murad usai menjamu Wakil DPD RI Nono Sampono, di Gedung Kantor Gubernur Maluku, Rabu, (22/4).

Pemerintah Provinsi Maluku saat ini tengah meminta bantuan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial untuk menanggulangi tingkat kemiskinan di Maluku.

Ia berujar bantuan pemerintah pusat akan dibagikan kepada warga miskin yang terpapar dan terdampak pandemi covid-19. Bantuan direncanakan diberikan selama enam bulan ke depan.

Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono mengaku mendengar keluhan Murad tersebut. "Pekerja-pekerja di mal, hotel dirumahkan, dan toko tutup," kata Nono.

Selain angka kemiskinan, sambung dia, Maluku juga mengalami kelangkaan gula pasir di tengah Pembatasan Sosial Berskala Regional (PSBR).

"Di gudang Bulog, waktu saya pantau untuk beras masih aman, tapi yang terkendala gula pasir kosong, kelangkaan ini hampir semua daerah di Indonesia, ini masalah nasional dan harus disampaikan ke pusat," terang Nono.

(CNNIndonesia.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini