Bocah 6 Tahun di Pekanbaru Dicabuli OTK

Redaksi Redaksi
Bocah 6 Tahun di Pekanbaru Dicabuli OTK
ilustrasi

PEKANBARU, riaueditor.com - Seorang bocah 6 tahun, Bunga bukan nama sebenarnya, mengaku dicabuli oleh seorang pria tak dikenal, Senin (01/8/2016) sore sekitar pukul 18.00 WIB. 

Peristiwa tersebut terjadi di sebuah Sekolah Dasar yang berlokasi di Jalan Soekarno Hatta, Pekanbaru.

Kasus ini telah dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Pekanbaru dan saat ini sedang ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Pekanbaru.

Informasi yang dihimpun, Riaueditor.com, Selasa (02/8/2016) menyebutkan, peristiwa itu terungkap saat orang tua korban M (32) warga Kecamatan Marpoyan Damai, melihat korban menangis karena alat kelaminya terasa sakit.

Penasaran, sang ibu lalu menanyakannya dan korban bercerita jika dirinya telah dicabulimoleh pria tak di kenal disebuah Sekolah Dasar yang berlokasi di Jalan Soekarno Hatta.

Kaget atas pengakuan korban dan mendapati kondisi kemaluan sang anak yang kesakitan, sang ibu dengan ditemani suaminya lalu melaporkan kejadian yang dialami anaknya ke Polresta Pekanbaru dengan harapan polisi dapat menangkap pelakunya dan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Tonny Hermawan Sik melalui Kabag Humas Ipda Letman, membenarkan adanya laporan tersebut. "Benar laporannya telah kita terima, korban juga sudah divisum. Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap laporan tersebut," kata Letman.

Letman menghimbau kepada orang tua untuk lebih mengawasi anaknya saat berada diluar rumah. "Kita juga menghimbau kepada orang tua untuk lebih berperan mengawasi anaknya saat bermain diluar rumah agar terhindar dari para pelaku kejahatan," himbaunya.(dzs)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini