Bentak Wakil Bupati, Perawat Terancam Sanksi Pecat

Redaksi Redaksi
Bentak Wakil Bupati, Perawat Terancam Sanksi Pecat
ist.net
Bentak Wakil Bupati, Perawat Terancam Sanksi Pecat.
BAGANSIAPIAPI, riaueditor.com- Perlakukan yang tidak sopan dan tak beretika yang dilakukan oleh seorang perawat RSUD Dr Pratomo kepada Wakil Bupati Rokan Hilir, Erianda tampaknya akan berbuntut panjang.

Direktur RSUD DR Pratomo Nina Elvita saat dikonfirmasi wartawan membenarkan kejadian tersebut. "Benar ada insiden tidak enak, petugas kita melakukan hal yang kurang sopan dan tak beretika," kata Nina.

Nina berjanji akan memanggil dan mempertanyakan hal ini kepada petugas kesehatan dimaksud. "Kita akan panggil untuk meminta penjelasan, tentunya akan diberikan teguran," katanya.

Sementara, Wabup Rohil, Erianda kembalio menegaskan pengalaman pahitnya selama jadi Wakil Bupati di malam itu, "Saya hanya menanyakan keberadaan dokter, malahan dibentak dengan mendorong meja ke arah saya. Ya pasti saya terkejut, alasan sang perawat dia tidak mengenal saya," ucap Erianda.

Atas prilaku tak patut itu, menurut Erianda oknum perawat akan diberi sanksi tegas hingga pemecatan karena tidak melayani masyarakat dengan baik dan sopan. "Sama saya saja pelayanan macam gitu, apalagi sama masyarakat, mungkin lebih parah," katanya.

Erianda menegaskan, dirinya tidak ingin mendengar lagi adanya perlakukan tak sopan itu kepada pasien. "Pelayanan terbaik harus diutamakan. Karena masalah kesehatan menjadi salah satu prioritas pembangunan Rohil. Demi pelayanan yang baik, kita akan merekrut dokter yang berasal dari putra daerah, sehingga jika dibutuhkan selalu ada di tempat," pungkasnya.


(sumber: situsriau.com)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini