Bejat, Seorang Ayah Di Pancur Keritang Tega Hamili Anak Tirinya

Redaksi Redaksi
Bejat, Seorang Ayah Di Pancur Keritang Tega Hamili Anak Tirinya
Humas Polres Inhil
Tersangka BR (43).

KERITANG, riaueditor.com - BR (43) warga Desa Pancur Kecamatan Keritang, tega mencabuli anak tirinya, Bunga (15) yang masih berstatus pelajar. Pelaku berhasil diamankan Unit Opsnal Kempas, Selasa, (24/10/2017).

Akibat perbuatan bejat bapak tiri, sang anak yang masih di bawah umur harus rela berbadan dua, dan pelakupun harus mempertanggung jawabkan perbuatan kejinya tersebut di mata hukum. 

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dolifar Manurung, S.IK,M.Si melalui Kasat Reskrim AKP Arry Prasetyo, SH,MH, membenarkan penangkapan BR tersebut. Kasat menceritakan bahwa peristiwa tersebut diketahui, bermula dari "keponya" kakak kandung korban yang bernama Ip (31), warga Kelurahan Harapan Tani Kecamatan Kempas, yang merasa curiga, karena GN, yang selama ini tinggal bersama dirinya sudah beberapa bulan belakangan tidak pernah lagi menstruasi.

"Kakak korban lalu membawanya ke tukang urut, yang mengatakan bahwa GN dalam kondisi hamil dan sudah masuk bulan ke lima," terang Akp Arry.

Untuk lebih meyakinkan, Ip lalu membeli test pack dan hasilnya, si adik memang positif hamil. 

Saat ditanya siapa pelaku pencabulan itu, korban menjawab bahwa pelakunya adalah BR atau ayah tiri mereka sendiri. Perbuatan tersebut dilakukan BR, saat korban GN, balik ke rumah orangtuanya saat libur sekolah.

"Pelaku mengancam korban dengan ancaman menceraikan ibunya bila korban tak mau melayani dirinya," Jelas Arry.

Kakak korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kempas, yang pada akhirnya tersangka berhasil ditangkap di rumahnya di Desa Pancur Kecamatan Keritang. 

Saat ini tersangka sudah diamankan di Mapolres Indragiri Hilir untuk proses penyidikan lebih lanjut oleh Unit PPA Sat Reskrim Polres Indragiri Hilir. (Afs)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini