5 Bulan Pelaku Pembunuhan Anaknya Belum Tertangkap, Sang Ayah Cari Keadilan

Redaksi Redaksi
5 Bulan Pelaku Pembunuhan Anaknya Belum Tertangkap, Sang Ayah Cari Keadilan
dw/riaueditor.com
Syawaluddin (53) warga Labuhan Tangga Besar curhat ke Pos Metro Rohil.

BAGANSIAPIAPI, riaueditor.com - Syawaluddin (53) warga Labuhan Tangga Besar, Kecamatan Bangko kabupaten Rokan Hilir (Rohil) mencari keadilan. Pasalnya sudah lima bulan pembunuh anaknya belum juga ditemukan. Demikian dikatakan Syawaluddin kepada Posmetro Rohil, Senin (15/5) di Bagansiapiapi.

Mayat Dedi Saputra (16) ditemukan terbujur kaku di dalam lubang area kebun sawit warga, Jalan Lintas Riau-Sumut, Kecamatan Balai Jaya, Jumat 30 Desember 2016 lalu. Namun hingga kini pelaku belum juga ditemukan.

Ia meminta penegak hukum bertindak cepat, pasalnya sudah ada orang yang dicurigai yang tak lain adalah rekan korban yang menghilang sejak kejadian hingga kini. "Ada dua orang teman korban namun belum juga ada tindakan, padahal rumah dan identitasnya jelas," kata Syawaluddin.

Kecurigaan keluarga korban ini mengingat bahwa Polisi telah menginfokan bahwa barang yang hilang berada disalah satu dari dua orang teman korban yang hilah tersebut. "Kami diberitahu kalau Hp anak saya itu sama temannya ini, tapi sampai sekarang belum ada tindakan apa-apa dari pihak kepolisian," ujarnya.

Ia bercerita bahwa anaknya Dedi merupakan sosok pendiam dan juga mandiri. Tahun lalu sebelum peristiwa naas tersebut ia masih duduk di kelas 1 SMK di Bagansiapiapi. Bahkan ia bekerja sambilan di Bengkel untuk menambah uang jajan dan tinggal juga di bengkel yang berjarak 4 kilometer dari rumahnya.

"Sudah ada sepekan gak pulang karena ia memang tidur di Bengkel, kita dari pihak keluarga tahunya korban diantar sudah jadi mayat pada malam tahun baru," katanya sambil berlinang air mata.

Motor CB 150 R milik anaknya itupun berkat hasil keringatnya bekerja, sampai kini juga hilang dan masih menjadi misteri. "Kita menduga kalau anak kita ini korban pembunuhan dan perampokan karena motor dan telpon genggamnya juga ikut hilang," katanya. Korban merupakan anak kelima dari enam bersaudara.

Pihaknya sudah berkali-kali menghubungi dan mengkonfirmasi pihak Mapolsek Bagansinembah namun belum membuahkan hasil, bahkan juga sudah melaporkan hal ini ke Mapolres Rohil. "Kenapa dibiarkan begitu lama, padahal kami hanya meminta keadlian dengan ditangkap dan dihukumnya pembunuh anak kami," harap sang Ayah.

Orang tua teman anaknya yang dicurigai juga sudah ditemui oleh pihak korban dan menyebut sudah lama pergi dari rumah. Bahkan semua pakaian sudah dibawa pergi ke Sumatra Utara. "Kalau tak bersalah kenapa harus pergi meninggalkan rumah, dan orang tuanya tahu dimana keberadaan anaknya, hanya saja tak mau menceritakan kepada kita," jelasnya.

Ia berharap agar penegak hukum segera bertindak, bahkan jika dalam waktu dekat juga tidak ada tindakan pihak keluarga memutuskan untuk melaporkan hal ini ke Polda Riau. "Kami ini korban mengapa harus menderita seperti ini, kami mau tahu siapa pembunuhnya agar kami pihak keluarga bisa tenang," pungkasnya. (dw)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini