20 Tenaga Medis RSUP di Makassar Positif Covid-19

Redaksi Redaksi
20 Tenaga Medis RSUP di Makassar Positif Covid-19
(ANTARAFOTO/Adiwinata Solihin)
Petugas kesehatan melakukan tes cepat (rapid test) Covid-19 kepada warga yang mengikuti kegiatan keagamaan beberapa waktu lalu di Gowa, Sulawesi Selatan.

MAKASSAR - Jumlah pasien positif virus corona (Covid-19) di Sulawesi Selatan bertambah 34 orang pada Kamis (21/5). Dengan demikian, total ada 1.135 orang yang terjangkit Covid-19 di provinsi itu.

Direktur Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Wahidin Sudirohusodo Makassar, Dr Khalid Saleh mengatakan dalam tiga hari terakhir terdapat tenaga medis di rumah sakitnya yang terkonfirmasi positif. Mereka terdiri dari dokter, perawat dan tenaga kerja lainnya.

"Jadi total tim kami yang positif itu ada 20 orang, semuanya dirawat di ruang perawatan Covid Pavilium Palem. Di antaranya ada yang sudah 4 hari dirawat inap. Kini tersisa 16 orang yang diopname, 4 orang lainnya sudah pulang karena telah dinyatakan sembuh," kata Khalid saat dikonfirmasi pada Kamis (21/5).

Ruang perawatan pasien Covid-19 berada di Gedung Infection Center yang memiliki tiga lantai. Kini juga terdapat pengembangan ruang isolasi di pavilium Palem dengan kapasitas 40 tempat tidur disertai sarana pemeriksaan penunjang x-ray mobile. Di tempat itu, tim medis yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut dirawat.

Foto: CNN Indonesia/Fajrian

Insert Artikel - Waspada Virus Corona

Khalid Saleh pun mengajak seluruh masyarakat untuk ikut mendukung pemerintah melawan Covid-19.

Sebagaimana seruan Koalisi Masyarakat Profesi dan Asosiasi Kesehatan (KoMPAK), kata Dr Khalid, dia juga mengimbau agar pelaksanaan pelonggaran PSBB tidak dilakukan tergesa-gesa dan dilaksanakan dengan komunikasi serta koordinasi yang baik dengan semua pihak.

"Kami mendukung sepenuhnya pernyataan Presiden RI Bapak Joko Widodo yang menyebutkan bahwa pelonggaran untuk PSBB agar dilakukan secara hati-hati dan tidak tergesa-gesa. Semuanya didasarkan pada data-data dan pelaksanaan di lapangan sehingga keputusan itu betul-betul sebuah keputusan yang benar," ujarnya. 

(CNNIndonesia.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini