Ribuan Masyarakat Pekanbaru Penuhi Nobar G30S/PKI Di Lapangan Makorem 031/WB

Redaksi Redaksi
Ribuan Masyarakat Pekanbaru Penuhi Nobar G30S/PKI Di Lapangan Makorem 031/WB
penrem031/wirabima

PEKANBARU, riaueditor.com - Selasa (30/9/2017), Puncak rangkaian pemutaran film penghianatan G30S/PKI di Riau salah satunya digelar di Lapangan Markas Komando Resort Militer (Makorem) 031/Wira bima. 

Nonton bareng ini dipadati ribuan masyarakat yang ingin menyaksikan salah satu sejarah terkelam yang dilakukan oleh PKI terhadap bangsa Indonesia.

Masyarakat yang ingin menonton sudah datang pukul 18.30 setelah sholat magrib memadati lapangan Makorem yang telah dinaungi oleh tenda Payung yang besar. 

Pemutaran film yang dilaksanakan pada akhir pekan ini dihadiri oleh orang tua dan anak-anak, baik itu dari keluarga TNI AD maupun masyarakat. Tak ketinggalan pula siswa sekolah ikut menonton. Tampak pula para Veteran dan pejuang 1945 seperti Letkol Purn. Sujito beserta beberapa aggota DHD 1945.

Nonton bareng ini sendiri dihadiri langsung oleh Danrem 031/Wirabima Brigjen TNI Edy Nasution, S.I.P dan jajarannya, Ketua DPRD Provinsi Riau Septina Primawati Rusli dan beberapa perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Riau. Ketua HIPMI Riau beserta anggota. 

Film diputar pada lima layar lebar yang disusun berjejer. Dengan suasana yang gelap, masyarakat yang hadir duduk di kursi di bawah tenda tampak serius dan tekun menonton film yang diputar sambil menikmati suguhan snack rebus, kopi dan teh yg telah di siapkan. Sekitar 1500 kursi yang disediakan panitia terisi penuh, masyarakat yang tak mendapat kursi  menonton dengan berdiri.

Pemutaran film penghianatan G30S/PKI jelang hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober ini sendiri merupakan perintah Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo bagi jajaran TNI sehingga Indonesia, termasuk di Riau. 

Dari data yang ada di Korem, sejak tanggal 21 September kemarin hingga malam 30 September tak kurang dari 61 lokasi tercatat melakukan pemutaran film dimana 28 diantaranya dilakukan Sabtu malam kemarin.

Di Riau, Danrem Brigjen TNI Edy tak urung jauh-jauh hari mengundang masyarakat untuk ramai-ramai datang menonton.

"Dengan melihat film ini akan mengingatkan kita tentang pemberontakan dan kekejaman PKI terhadap bangsa dan negara Indonesia pada tahun 1965," katanya.

Dikatakannya pula, masyarakat tak boleh sekali-kali melupakan sejarah. "Pemutaran film ini untuk mengingatkan terutama pada generasi muda agar peristiwa yang sama tidak terulang di masa yang akan datang," imbuhnya. 

Sebelum dimulainya pemutaran film, Ketua DPRD Provinsi Riau Septina Primawati Rusli mengatakan, film ini baik bagi generasi muda sebagai pengingat.

"Bagi saya ini sesuatu yang harus kita tonton, karena terus terang saja kita tidak ingin apa yang terjadi di tahun 1965 yang telah dilakukan PKI terjadi kembali kepada Bangsa Indonesia dimasa Depan. Kita harus ingat sejarah bangsa, jadi pembelajaran bagaimana kita membela negara dan bangsa ini," katanya. 

Perlunya film penghianatan G30S/PKI diputar katanya agar generasi muda mengerti dan paham bahwa aliran Komunis tak cocok di Indonesia. Supaya generasi muda mengenal bahwa komunis bukan aliran yang cocok di Indonesia. 

"Pemutaran film yang sempat lama tak ditayangkan ketika Indonesia memasuki masa reformasi ini diharapkan tak hanya dilakukan kali ini saja. Ke depan supaya kita tetap berpegang pada Pancasila, Perlu diputar tiap tahun, agar anak muda tetap solid dan semangat dengan kebangsaannya," pungkasnya.(Penrem 031WB)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini