Generasi Sadar Teknologi, Bijak Gunakan Medsos

Redaksi Redaksi
Generasi Sadar Teknologi, Bijak Gunakan Medsos
Kepala Diskominfotik Provinsi Riau, Erisman Yahya.

PEKANBARU- Para siswa dan siswi diingatkan bijak dalam menggunakan media sosial (medsos), tidak hanya memberikan sejuta manfaat, medsos juga memberikan dampak negatif dan merugikan bila tidak dikelola dengan baik.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi Informastika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau, Erisman Yahya saat menjadi narasumber dalam workshop Generasi Sadar Teknologi Informasi di SMAN 7 Pekanbaru, Kamis (22/9/2022).

Di zaman serba digital saat ini, teknologi semakin hari semakin berkembang, sehingga semakin dimudahkan dalam mendapatkan banyak hal. Namun untuk berselancar tetap aman, Erisman memiliki beberapa tips. Pertama, berfikir sebelum bergerak di internet (think before connect).

"Kita harus punya niat yang baik terlebih dulu, gunakan internet untuk hal-hal yang baik," jelas Erisman.

Selain itu, menjaga etika dan privasi di medsos. Ini kata Erisman juga sangat penting. Privasi adalah salah satu hal penting yang harus dijaga keamanannya, terutama bagi pengguna medsos harus berhati-hati dalam membagikan informasi yang bersifat privasi seperti data diri.

"Dalam bermedia sosial, gunakan kombinasi pasword dan gantilah secara berkala agar aman, dan jangan lupa log out setelah menggunakan medsos. Ingat, berinternetlah secara sehat di dunia maya," imbuh Erisman.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 7 Pekanbaru, Nurhafni mengatakan bahwa SMAN 7 Pekanbaru terpilih sebagai salah satu sekolah di Indonesia sebagai Sekolah Penggerak Kurikulum Merdeka dengan opsi Mandiri Berbagi.

Sebagai Sekolah Penggerak, SMAN 7 Pekanbaru mengadakan program projek penguatan profil pelajar Pancasila, dengan tema "Bangunlah Jiwa dan Raga", kemudian mengambil judul "Generasi Sadar Teknologi Informasi" yang gawainya adalah Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Riau.

"Dengan materi yang disampaikan Diskominfotik Provinsi Riau ini bisa sebagai motivasi bagi anak didik dan guru di SMAN 7 Pekanbaru," jelas Nurhafni.

Digital, sebut Nurhafni, sangat cepat menyebar, sehingga diharapkan siswa dan siswi bisa bijak dalam menggunakan media sosial.

"Diharapkan setelah workshop ini, anak didik bisa sebagai penyambung lidah minimal dalam keluarganya, jadi tidak diterima bulat-bulat informasi yang didapat, saring terlebih dahulu sebelum disebarkan," imbuhnya.


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini