Menuju Adiwiyata Nasional, SDN 88 Gelar Workshop kepada Sekolah Binaan

Redaksi Redaksi
Menuju Adiwiyata Nasional, SDN 88 Gelar Workshop kepada Sekolah Binaan
ade/riaueditor.com
Menuju Adiwiyata Nasional, SDN 88 Gelar Workshop kepada Sekolah Binaan.
PEKANBARU, riaueditor.com - SDN 88 Pekanbaru, saat ini sedang menuju Adiwiyata Nasional. Untuk itu, SDN 88 menggelar Workshop kepada lima sekolah binaannya.

Kepala SDN 88 Pekanbaru Hj Yuslinar Yunus SPd MPd menjelaskan, adapun lima sekolah binaan yang mengikuti kegiatan workshop tersebut, yakni SDN 23, SDN 69, SDN 87, SDN 125, dan SDN 127 Pekanbaru.

"Sekolah kita sudah melakukan workshop kepada sekolah binaan. Tujuannya untuk menyampaikan beberapa informasi yang berhubungan dengan kegiatan dalam menciptakan sekolah berwawasan lingkungan," kata Yuslinar, Rabu (2/9).

Menurut Yuslinar, selain memberikan pengetahuan dan informasi tentang sekolah adiwiyata dan wawasan lingkungan, kegiatan ini juga menanamkan karakter hidup bersih dan sehat serta ramah lingkungqn kepada peserta didik maupun seluruh warga sekolah. Dimana, pada akhirnya seluruh stakeholder mencintai lingkungan sekolah.

"Disamping membagi ilmu, diharapkan nantinya sekolah binaan ini dapat menata lingkungan sekolah sesuai dengan konsep sekolah berwawasan lingkungan. Sehingga para siswa, guru dan warga sekolah merasakan nyaman. Dengan demikian sekolah tersebut menjadi rumah kedua baginya," harap Inong panggilan akarab Yuslinar Yunus.

Inong menambahkan, dalam kegiatan workshop ini, para peserta yakni guru dan siswa diperlihatkan cara membuat lobang biopori, pengolahan sampah menjadi kompos, sistim bank sampah, pembibitan dan daur ulang. Semua peragaan tersebut, dilakukan oleh tim adiwiyata SDN 88 yang diketuai oleh Dwi Indrianti.

"Kita berharap sekolah binaan ini juga bisa menjadi sekolah adiwiyata tingkat kota, provinsi bahkan tingkat nasional. Sehingga kedepan terhadap sekolah binaan bisa mengikuti prorgram adiwiyata yang dicanangkan oleh Wako Pekanbaru untuk menjadikan kota madani yang didukung oleh Kadisdik," jelas Inong.

Terkait persiapan menuju adiwiyata nasional, ketua tim adiwiyata sekolah Dwi Indriani menyebutkan, dengan melengkapi dokumen yang belum ada. Kemudian meningkatkan kembali wawasan siswa tehadap lingkungan. Disamping itu, lanjut Dwi, menambah kembali bibit jamur, penataan taman, dan pengolahan sampah dan penanaman hidroponik.

"Sekolah kita sudah siap untuk dinilai. Kita yakin SDN 88 Pekanbaru lolos adiwiyata nasional," jelas Dwi optimis. (ade)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini