Anggaran Dicoret, Pelaksanaan UNBK Ratusan Siswa SMP dan SMA di Inhu Terancam Batal

Redaksi Redaksi
Anggaran Dicoret, Pelaksanaan UNBK Ratusan Siswa SMP dan SMA di Inhu Terancam Batal
ilustrasi
RENGAT, riaueditor.com - Ratusan siswa SMP dan SMA sederajat di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) terancam batal mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Pasalnya, anggaran yang diusulkan Dinas Pendidikan (Disdik) Inhu sebesar Rp 8,03 miliar pada APBD 2016 dibatalkan oleh Komisi IV DPRD Inhu.

Anggaran tersebut diperuntukkan bagi perlengkapan pendukung UNBK namun dibatalkan oleh Komisi IV DPRD Inhu, kata Ujang Sudrajad Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Inhu Kamis (‎7/1).

"Padahal sejumlah sekolah sudah diverifikasi dan ditunjuk oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dengan dibatalkanya anggaran tersebut pelaksanaan UNBK di Inhu terancam batal, sebab sarana pendukung UNBK seperti komputer tidak dapat diadakan akibat dicoretnya anggaran," ujarnya.

Dibatalkanya UNBK Inhu berawal dari proses pembahasan RAPBD yang dilaksanakan bersama dengan Komisi IV DPRD Inhu pada Jumat 25 Desember 2015 lalui, dimana Komisi IV DPRD Inhu membatalkan secara sepihak program/kegiatan UNBK tanpa alasan yang memadai dan rasional.

"Bahkan pembatalan ini berlanjut hingga tingkat Banggar, padahal anggaran yang diusulkan dalam RAPBD sebesar Rp 8.032.572.130 yang tertuang dalam RKA dinas pendidikan Inhu tahun anggaran 2016 telah diverifikasi oleh Pokja Bappeda dan Inspektorat Inhu," ungkapnya.

Dengan pembatalan anggaran UNBK ini, Disdik Inhu sudah menyurati Pj Bupati Inhu, Disdik Propinsi Riau dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sebab UNBK ini diprogramkan untuk menindak lanjuti ‎peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) nomor 0034/P/BSNP/XII/2015 tentang prosedur operasional standar penyelenggaraan ujian nasional (POS UN) tahun pelajaran 2015-2016.

Sementara itu Ketua Komisi IV DPRD Inhu Mardius belum berhasil dijumpai untuk dimintai keterangan terkait hal ini.

Menyikapi hal ini LSM Forum Pemantau Pembangunan Riau (FP2R) Inhu, Defrianto Tanius meminta kepada DPRD Inhu bersikap proporsional dalam melakukan pembahasan sehingga tidak asal coret saja anggaran yang diajukan oleh Dinas.

"Jangan karena dinilai tidak memiliki keuntungan bagi pihaknya lantas hal tersebut dianggap tidak penting, terlebih lagi terhadap anggaran pendidikan," singkatnya. (Ali)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini