Akibat Rasionalisasi, Anggaran Sapras Disdik Berkurang Rp 56,7 Miliar

Redaksi Redaksi
Akibat Rasionalisasi, Anggaran Sapras Disdik Berkurang Rp 56,7 Miliar
Kabid Sapras Disdik Pekanbaru, Katwadi ST MT.
PEKANBARU, riaueditor.com - Akibat adanya rasionalisasi oleh pemerintah pusat, mengakibatkan tertundanya sejumlah kegiatan di SKPD. Salah satunya di Bidang Sarana dan Prasarana (Sapras) Disdik Pekanbaru tahun 2015. Alokasi anggaran yang awalnya Rp 144,1 miliar, kini berkurang menjadi Rp 87,4 miliar.

Hal ini dikemukakan Kabid Sapras Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru, Katwadi ST MT saat ditemui, Jumat (29/5). Ia mengungkapkan, awalnya total alokasi anggaran untuk Bidang Sapras sebesar Rp 144,1 miliar dari Rp 1,1 triliun anggaran Disdik Pekanbaru tahun 2015.

Akan tetapi kata Katwadi, akibat kebijakan pusat yang melakukan rasionalisasi anggaran di seluruh Indonesia, anggaran Disdik Pekanbaru berkurang Rp 67 miliar. Pengurangan terbesar di Bidang Sapras sebesar Rp 56,7 miliar.

Katwadi mengatakan, dengan adanya pengurangan anggaran tersebut, mau tak mau pihaknya harus berkonsultasi dengan DPRD guna membahas kegiatan yang menjadi skala prioritas.

"Saat ini Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama Badan Anggaran (Banggar) tengah membahas masalah itu dengan DPRD Pekanbaru. Mudah-mudahan awal Juni ini sudah dapat kepastian apa yang menjadi skala prioritas kegiatan, sehingga bisa dilakukan lelang," ujarnya.

Dipaparkan Katwadi, dari Rp 87,4 miliar yang dikelola oleh Bidang Sapras tahun 2015 ini, praktis hanya Rp 20,2 miliar sisa anggaran untuk kegiatan fisik. Pasalnya, Rp 67, 1 miliar sudah dikhususkan untuk proyek strategis Multi Years (MY) yakni, SMP Madani dan SMK Teknologi.

Dijelaskan, jika skala prioritas sudah selesai dibaahas di dewan, maka pihaknya akan segera melakukan lelang proyek. Dan itu paling tidak bisa memakan waktu selama dua bulan. Degan begitu maka paling cepat kegiatan fisik baru bisa dilakukan pada bulan Agustus mendatang, ujar Katwadi. (fin)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini