Sekda Kuansing dr. Fahdiansyah Minta ASN Jaga Netralitas Selama Pilkada

Redaksi Redaksi
Sekda Kuansing dr. Fahdiansyah Minta ASN Jaga Netralitas Selama Pilkada
Apel Deklarasi Netralitas ASN Pemkab Kuansing.(Foto: Ist)

KUANSING - Sekda Kuansing dr. Fahdiansyah meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) menjaga netralitas selama pelaksanaan Pilkada. Hal tersebut dikatakannya saat memimpin apel Deklarasi Netralitas ASN bertempat di Lapangan Upacara Kantor Bupati Kuansing Senin (23/9/2024) .

Apel bersama Deklarasi Netralitas ASN Dalam penyelenggaraan Pilkada tahun 2024, selain dihadiri Sekda Kuansing dr Fahriansyah, tampak pula Bupati Kuantan Singingi Dr. Suhardiman Amby, Ppra Kabag, asisten, Kepala OPD dan badan, para camat serta seluruh ASN, Kapolres, Kejaksaan Negeri, Ketua DPRD dan Pabung

Dalam penyampaiannya saat penandatanganan Pakta Integritas, Sekda dr. Fahdiansyah menyampaikan ASN Kuansing berkomitmen mewujudkan Netralitas pada Pilkada Serentak 2024.

Menurut Fahdiansyah, ASN juga harus menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan kondusifitas Pilkada Serentak. Dia berharap ikrar yang telah diucapkan, dilaksanakan dan diwujudkan dalam perilaku seluruh ASN Kabupaten Kuantan Singingi

Adapun sanksi netralitas berupa pelanggaran disiplin berkonsekuensi terhadap hukuman disiplin sedang berupa pemotongan Tunjangan Kinerja (Tukin) sebesar 25% selama 6 bulan/9 bulan/12 bulan dan hukuman disiplin berat berupa penurunan jabatan setingkat lebih rendah selama 12 bulan, pembebasan jabatan selama 12 bulan, pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai ASN, sampai pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin ASN dan Peraturan Pemerintah 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK. Sementara sanksi netralitas berupa pelanggaran kode etik berkonsekuensi sanksi moral pernyataan secara terbuka dan sanksi moral pernyataan secara tertutup sesuai Peraturan Pemerintah 42 Tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik ASN

Fahdiansyah juga terus mengingatkan, selain menjaga netralitas jelang Pilkada Serentak, ASN juga diminta untuk menggunakan sosial media dengan bijak dan juga tidak menampilkan pendukung disalah satu paslon

"Hati-hati dengan penggunaan media sosial. Dunia maya kritis sekali. Saya ingatkan sekali lagi, harus hati -hati menggunakan media sosial," terang Sekda.(RA)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini