Foto Oknum Pejabat Inhil Pamer Uang Beredar di Medsos, Publik Desak Klarifikasi

Redaksi Redaksi
Foto Oknum Pejabat Inhil Pamer Uang Beredar di Medsos, Publik Desak Klarifikasi
Foto oknum pejabat di Kabupaten Inhil pamer uang ramai beredar di media sosial.(Foto: Ist)

INHIL - Polemik foto sejumlah pejabat di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang memperlihatkan tumpukan uang di media sosial, terus menjadi sorotan publik.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi pemerintah daerah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) atau klarifikasi langsung dari para oknum pejabat yang terlihat jelas dalam foto viral tersebut.

Padahal, klarifikasi sangat diperlukan demi menjaga marwah pemerintahan dan kepercayaan masyarakat atas flexing yang dilakukan.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Inhil, Marta Haryadi mengatakan akan menegur bawahannya dan mengingatkan agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

"Terima kasih sudah mengingatkan. Nanti saya tegur dan ingatkan untuk tidak melakukan itu lagi dan lebih bijak dalam bermedsos," ujarnya saat dikonfirmasi wartawan.

Sementara itu, Kepala BKAD Nurrahman, ketika dikonfirmasi awak media menjelaskan bahwa benar ada satu orang bawahannya dalam foto tersebut.

"Waalaikumsalam, ada satu pegawai BKAD dan tidak pegang apa-apa. Habis saya mau komen apa? Terserah orang mau menilai. Allah yang tahu semuanya," jelas Kepala BKAD Nurrahman.

Publik menuntut adanya sanksi tegas dari atasan masing-masing oknum pejabat itu, mengingat tindakan tersebut dinilai mencoreng etika sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Sangat disayangkan sampai saat ini belum ada permintaan maaf atau klarifikasi langsung dari para oknum yang ada di dalam foto itu. Ini bukan persoalan pribadi lagi, karena sudah menjadi konsumsi publik dan berdampak pada citra pemerintah daerah," ujar salah seorang warga.

Klarifikasi dari yang bersangkutan, menurut warga penting untuk memberikan pembelajaran kepada ASN lainnya agar lebih berhati-hati dalam bersikap dan menjaga nama baik institusi.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi ke pihak terkait. (Red)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini