Buka MTQ ke-8 Kecamatan Bandar Laksamana, Bupati Kasmarni: Al-Quran Benteng Utama Kehidupan

Redaksi Redaksi
Buka MTQ ke-8 Kecamatan Bandar Laksamana, Bupati Kasmarni: Al-Quran Benteng Utama Kehidupan
Bupati Bengkalis Kasmarni saat membuka MTQ ke-8 tingkat Kecamatan Bandar Laksamana.(Foto: Diskominfotik)

BENGKALIS - Bupati Bengkalis Kasmarni menyebutkan, bahwa Al-Quran menjadi benteng utama dalam menjalani kehidupan di era modern yang serba digitalisasi.

Digitalisasi dapat mempengaruhi karakter dan perilaku masyarakat, khususnya generasi muda yang lebih rentan terpapar dampak negatif.

Hal itu disampaikan Kasmarni saat membuka helat MTQ ke-8 tingkat Kecamatan Bandar Laksamana, Rabu (22/10/2025) di halaman Kantor Camat Bandar Laksamana.

MTQ ke-8 tingkat Kecamatan Bandar Laksamana tahun 2025 ini mengangkat tema, "Aktualisasi Nilai-nilai Al-Qur'an di Era Digital". Pembukaan ditandai dengan menekan layar touch screen oleh Bupati Bengkalis Kasmarni bersama Wakil Bupati H. Bagus Santoso, Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Febriza Luwu dan Ahmad Husein, Sekretaris Daerah Ersan Saputra TH, Camat Bandar Laksamana, Ketua LPTQ Kecamatan Bandar Laksamana dan Danramil 05 Bukit Batu dan Kapolsek Bukit Batu.

Dalam sambutannya Bupati Kasmarni menyampaikan apresiasi serta penghargaan kepada Camat Bandar Laksamana, panitia pelaksana serta pihak-pihak yang terlibat, baik langsung maupun tidak langsung, atas terlaksananya MTQ ke-8 tingkat Kecamatan Bandar Laksamana ini.

"Kami berharap, melalui MTQ ini, selain sebagai salah satu instrumen untuk mengukur capaian dari ikhtiar tilawatil quran yang selama ini telah kita lakukan, hendaknya, dapat pula kita jadikan sebagai momentum bagi masyarakat Kecamatan Bandar Laksamana untuk memperkuat komitmen guna menjadikan Al-Quran, sebagai pedoman hidup serta menjadi suluh penerang dalam membentuk pribadi yang beriman, berintegritas dan berkarakter di tengah pesatnya perkembangan dunia digital saat ini,"harap Kasmarni.

Sebagai umat Islam, kemajuan dan perkembangan digitalisasi ini tentunya harus bisa disikapi dengan baik tanpa harus menghilangkan nilai-nilai agama sebagaimana tertuang dalam Al-Quran.

Pasalnya, perkembangan digitalisasi tidak semata-mata hanya membawa kemudahan, akan tetapi ,dapat juga menjadi tantangan serius bagi generasi muda.

"Digitalisasi dapat mempengaruhi karakter dan perilaku masyarakat, khususnya generasi muda. Apalagi bagi mereka sangat mudah terpapar akan konten negatif yang bisa mempengaruhi pola pikir dan tindakan sehari-harinya," kata Bupati.

Oleh karena itu, untuk menghadapi situasi seperti ini sangat diperlukan komitmen kita bersama untuk mengaktualisasikan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Quran, baik nilai keimanan, akhlak, etika, adab, kejujuran, tanggung jawab, empati dan sikap positif dalam kehidupan sehari-hari.

Bupati Kasmarni mengajak seluruh masyarakat untuk bijak dalam mengunakan teknologi. Mengaktualisasikan nilai-nilai Al-Quran tersebut dengan baik dan optimal di era digitalisasi saat ini, tentunya tidak akan ada lagi yang namanya hoaks, fitnah dan ujaran kebencian yang dapat menjadi sebab perpecahan.

Masyarakat, sambung Kasmarni harus lebih bijak dalam menggunakan teknologi, serta harus dapat menghindari perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Saat ini berbagai program strategis nasional telah berjalan di Negeri Junjungan, seperti Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih, Program Ketahanan Pangan, serta berbagai program lainnya.

"Untuk itu kami mengajak masyarakat, untuk bersama kita dukung program strategis tersebut, karena semua itu akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Selanjutnya, kami ingatkan juga, bahwa saat ini kita sudah berada di musim penghujan, untuk itu, kami mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kebersihan lingkungannya,"ungkapnya.

Kepada camat dan kepala desa, Bupati tegaskan untuk meningkatkan kesiapsiagaannya, termasuk dengan puskesmas dan petugas kesehatan, meningkatkan upaya antisipasi terhadap penyakit yang timbul di musim penghujan ini, lakukan pemeriksaan kesehatan kepada warga secara rutin, jangan sudah terjadi, baru melakukan langkah antisipasi.

Turut hadir pada kesempatan itu, Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bengkalis dan Ketua DWP Kabupaten Bengkalis dan tamu undangan lainnya.(DISKOMINFOTIK)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini