Undang Menteri, Terbukti Efektif Tambah Anggaran Pembangunan

Redaksi Redaksi
Undang Menteri, Terbukti Efektif Tambah Anggaran Pembangunan
humas riau
Plt Gubri dampingi Menhub RI dan Menpar RI tinjau Bandara SSK II
PEKANBARU, riaueditor.com - Komitmen Pemprov Riau untuk merebut dana APBN sebesar-besarnya bagi daerah terus diupayakan. Salah satunya dengan mengajak menteri-menteri kabinet kerja melihat langsung kondisi riil di Bumi lancang kuning terbukti efektif untuk menambah anggaran pemerataan pembangunan di seluruh wilayah.
 
Menanggapi kedatangan enam Menteri itu, Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rahman menyebutkan pandangan tentang pencitraan terhadap kedatangan Menteri Presiden Joko Widodo itu menyebutkan sah-sah saja. Namun yang jelas baginya, bekerja dan membangun bagi Provinsi Riau dengan mengoptimalkan peran lembaga Kementrian
 
"APBD kita besar, tapi bagi-baginya jauh lebih besar. Kalau bertumpu pada anggaran daerah saja, tidak akan selesai Riau ini. Jadi kita akan upayakan bantuan anggaran pusat," ungkapnya dalam perbincangan dengan Wartawan kemarin di kantor Gubernur.
 
Lanjut Plt Gubri dengan kehadiran beberapa menteri, tentu bermanfaat bagi masyarakat Riau. Terbukti selain Rp25,5 Triliun Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Provinsi Riau 2015, juga ada beberapa tambahan langsung dari kementrian pasca berkunjung ke Riau.
 
Sebut saja Rp200 Miliar secara bertahap untuk normalisasi Sungai Siak, atas bantuan Menteri LHK yang berkoordinasi dengan Kementrian PU dan Perumahan Rakyat. Juga Rp50 Miliar dari Dinas Perhubungan (Dishub) untuk mengawali realisas jalur trans kereta api Sumatra berikut program kemaritiman yang diaplikasikan melalui merangkai pulau pada 2015 ini.
 
"Menteri Pariwisata juga menambah anggaran sekitar Rp10 Miliar. Untuk memperkenalkan potensi wisata dan eksistensi budaya melayu Riau," bangganya.
 
Diceritakan Plt Gubernur, seperti kehadiran Menteri Pertanian yang berkunjung ke Siak, beliau menjanjikan beberapa bibit disana. Berikut potensi air irigasi kalau ada juga akan dibantu. Pembahasan lebih kepada bagaimana bisa memikirkan panen dua kali setahun, dari yang sekarang hanya satu kali.
 
"Juga masih dari Mentan, adalah program sapi sawit, dengan 2 juta hektar potensi perkebunan masyarakat, bisa ratusan ribu sapi yang akan dilepas. Saya sudah yakinkan Pak Menteri saat ke Pelalawan juga, sekarang kita tunggu realisasinya," tambahnya.
 
Kehadiran beberapa menteri kabinet kerja dalam kurun kurang tiga bulan terakhir memang ada yang kurang optimal. Karena menurut Andi Rahman sapaan akrab Plt Gubernur kunjungannya sangat singkat. Sebut saja Menteri Perhubungan, Menteri Pariwisata, dan Menteri ESDM. Sehingga Ia berharap berikut menyampaikan langsung untuk hadir kembali.
 
"Yang jelas hambatan-hambatan pembangunan di Riau siap dibantu. Sekarang sedang dihimpun pasca kunjungan. Karena akan lebih efektif dibanding hanya memaparkan saat Musrenbangnas atau Rakor-rakor," kata Plt Gubernur.

Seperti diketahui, sepanjang tahun 2015, sekitar tujuh pembantu Presiden Joko Widodo sudah berkunjung hingga ceruk-ceruk kampung. Sebut saja Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (MenLHK) RI Siti Nurbaya, Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa, Menteri Perhubungan Ignatius Jonan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negaran dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said, dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman. Dalam kurun tiga bulan terakhir.(adv/dea)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini