Tim Gabungan Sosialisasi Pemindahan PKL ke Pasar Jalan Bintang

Redaksi Redaksi
Tim Gabungan Sosialisasi Pemindahan PKL ke Pasar Jalan Bintang
Tim Gabungan Sosialisasi Pemindahan PKL ke Pasar Jalan Bintang.
BAGANSIAPIAPI, riaueditor.com- Selasa (13/01/15), Tim gabungan yang terdiri dari Pemkab Rokan Hilir melalui Dinas Kebersihan Pasar dan Pertamanan (DKPP) bersama aparat gabungan dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, Polres Rohil, Dandim 0303 dan pihak kecamatan Bangko bersama-sama menemui pedagang yang berada di sepanjang badan jalan guna mensosialisasikan pemindahan Pedagang Kaki Lima (PKL) ke tempat yang baru, yakni pasar jalan Bintang.

Sebelum dipindahkan DKPP secara resmi sudah memberitahukan baik melalui spanduk maupun melalui sosialalisasi ke seluruh PKL. Walau pedagang sempat minta undur, akhirnya pemerintah memutuskan pada tanggal 15 Januari para pedagang harus pindah ke lokasi yang baru.

"Sebelum jatuh tempo, hari ini kita coba lagi memberikan pengertian kepada PKL, tetapi nanti pada tanggal 15 Januari seluruhnya harus bersih dalam artian seluruh pedagang hendaklah berjualan di pasar yang baru, yakni di jalan Bintang yang sudah disiapkan Pemkab Rohil jauh-jauh hari," ujar Iwan Kurnia saat diwawancarai usai melakukan sosialisasi.

Namun begitu, lanjut Sekretaris DKPP ini, jika masih ada pedagang yang enggan pindah dan bertahan disini maka sesuai Perda kita akan cabut paksa, "Sejauh ini Alhamdulillah pedagang mau kok diberi arahan," imbuhnya.

Pantauan oketimes di lapangan satu persatu PKL di sepanjang jalan Pahlawan, jalan Sotong dan jalan Satria Tangko membongkar lapak jualannya, hal ini dilakukan pedagang guna mengantipasti agar pada hari yang telah ditetapkan sudah bisa menempati dan berjualan di lokasi baru.

"Kalau kita menurut saja bagaimana baiknya, yang penting ditempat baru nanti masyarakat tidak keberatan mendatangi lokasi kami yang agak jauh dari kota, sebut Manurung salah seorang pedagang.

Disaat yang sama, DKPP mulai membersihkan got dan parit di sepanjang pasar jalan Pahlawan, Satria Tangko dan Sotong, sebab di kawasan padat tersebut telah terjadi penumpukan sampah pedagang sehingga tali air tak dapat lagi mengalir sebagaimana mestinya.(hen)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini