Riau Kembangkan Kawasan Peternakan Terintegrasi

Redaksi Redaksi
Riau Kembangkan Kawasan Peternakan Terintegrasi
Kadisnak Riau, drh Askardiya R Patrianov MP
PEKANBARU, riaueditor.com - Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distannak) Provinsi Riau drh Askardiya R Patrianov MP mengatakan, melalui program pemberdayaan para lulusan sarjana peternakan akan membuka peluang usaha dan terbukanya lapangan kerja. Caranya, dengan memberikan modal kerja untuk mengembangkan potensi peternakan di daerahnya masing-masing.

"Kita telah berkomitmen membangun pengembangan kluster sebagai program Sistem Integrasi Tanaman Ternak (SITT) melalui pengembangbiakkan sapi bagi daerah yang memiliki potensi pengembangbiakkan ternak dengan tanaman. Program tersebut akan terintegrasi dalam bentuk kerangka makro dengan melibatkan lulusan sarjana," kata Patrianov kepada wartawan, Selasa (27/10).

Menurutnya, program ini selaras dengan program sarjana membangun desa. Selain itu, khusus bantuan untuk sarjana membangun desa, pada 2009, pihaknya berhasil mendapat bantuan sebesar Rp2,9 miliar, di tahun 2010 dan melonjak menjadi Rp6,1 miliar dengan jumlah ternak mencapai 350 ekor sapi potong dan jenis ternak kambing 400 ekor serta ayam, dan kerbau sekitar 50 ekor, yang dikembangkan oleh masyarakat pedesaan. Bahkan, sejauh ini Riau telah memiliki sebanyak 22 sarjana yang dibiayai oleh APBN.

"Dana yang tidak sedikit itu, Riau mencoba membangun kawasan peternakan yang terintegrasi dengan baik. Contohnya, kawasan yang memiliki potensi tinggi untuk usaha integrasi sapi sawit, seperti Kabupaten Siak, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Rokan Hulu dan Kabupaten Kampar. Ini juga termasuk Kabupaten Kuantan Singingi. Bahkan, semua kabupaten/kota di Riau berpeluang untuk mengembangan klaster untuk integrasi sapi sawit," jelasnya.

Patrianov menyebutkan, program pengembangan peternakan ini, Pemprov Riau sudah lama mendapat dukungan dari pemerintah pusat.

"Sejak digulirkan tahun 2006 lalu, Provinsi Riau mulai merebut peluang dari pusat melalui program K2I (pemberantasan Kemiskinan dan Kebodohan serta peningkatan Infrastruktur), dengan target mengedepankan program strategis kesejahteraan masyarakat, agar tetap menjadi cikal bakal mempertahankan harkat dan martabat negeri Bumi Lancang Kuning," tukasnya.(dea)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini