Plt Gubri Hadiri Rakor Percepatan Pembangunan Infrastruktur Kelistrikan 35000 MW

Redaksi Redaksi
Plt Gubri Hadiri Rakor Percepatan Pembangunan Infrastruktur Kelistrikan 35000 MW
humas riau
Plt Gubri tanda tangani MoU saat Rakor Percepatan Pembangunan Infrastruktur Kelistrikan 35.000 MW di Surabaya.
SURABAYA, riaueditor.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said dan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Pada hari Kamis (9/07/2015) Menyelengarakan rapat koordinasi bersama Para Gubernur dan Bupati/Walikota membahas Program Percepatan Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan 35.000 MW. Rapat Koordinasi yang dilaksanakan di Hotel Pullman Kota Surabaya ini merupakan pertemuan Pertama yang bertujuan untuk mengurai permasalahan dan mencari solusi pembangunan proyek-proyek ketenagalistrikan.

Hadir Pada kesempatan itu, Gubernur Jawa Timur sebagai tuan Rumah, Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman didampinggi oleh Kepala Badan Penghubung Provinsi Riau H Doni Aprialdi SH, Kepala Biro Adminitrasi Pembangunan Indra. Dari Pekanbaru diwakili oleh Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, Wakil Bupati Kampar.

Plt Gubri Arsyadjuliandi Rachman melaporkan dihadapan Menteri Dalam Negeri dan Menteri ESDM terkait dengan Progress Program 35.000 MW listrik bahkan 3 bulan kedepan akan di uji coba. Termasuk kendala RTRW yang masih menganjal Pembangunan di Provinsi Riau, Lebih lanjut Plt Gubri ini melaporkan bahwa calon investor di Riau saat ini mengantri untuk masuk akan tetapi terkendala dengan RTRW Riau yang belum Tuntas sampai hari ini.

Plt Gubernur Riau melakukan penandatangan dukungan terhadap program percepatan Ketenagalistrikan 35.000 MW di Provinsi Riau dihadapan Menteri Dalam Negeri dan Menteri ESDM.Pertemuan ditutup dengan Buka Puasa bersama. (rls/humas)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini