Pekat Merajarela, Kinerja Satpol PP dipertanyakan

LKAM dan PB MPP Minta Satpol PP Bertindak Tegas
Redaksi Redaksi
Pekat Merajarela, Kinerja Satpol PP dipertanyakan
JUL/RE
Pemuda yang sedang mengisap daun ganja dan minum tuak diamankan polisi di taman kota dekat kantor bupati Pelalawan
PELALAWAN, riaueditor.com - Sebagai petugas dalam menegakan Perda dalam memberantas penyakit masyarakat (Pekat), kinerja Satpol PP mendapat sorotan tajam dari berbagai pihak. Pasalnya, kini maraknya pekat di Kota Pangkalan Kerinci.

Yang lebih memprihatinkan lagi, Kompleks Perkantoran Bhakti Praja justru menjadi lokasi strategis bersarangnya pekat disini.

Ketua Lembaga Kerapatan Adat Melayu (LKAM) Kabupaten Pelalawan Ir HT Edy Sabli, M.Si usai rapat kerja LKAM di Grand Hotel Pangkalan Kerinci, Sabtu (1/2) kemarin kepada awak media menyebutkan bahwa pemberantasan pekat menjadi topik yang hangat dibahas dalam rapat kerja LKAM. Pekat semakin marak di Negeri yang dikenal sangat menjunjung tinggi adat-istiadat ini.

"Jika pekat sudah merajarela di Negeri ini, maka harkat martabat serta marwah adat dipertaruhkan. Kita siap ikut dalam pemberantasan pekat yang merupakan bagian dari Satpol PP sebagai penegak Perda. Kita minta Satpol PP bertindak cepat dan jangan hanya menunggu bila tidak alamat bertambah banyak merusak moral akhlak anak kemenakan di Negeri ini," terangnya.

Dicontohkan Edy Sabli, maraknya warung remang-remang di Jalan Lintas Timur dekat jembatan, begitu pula warung remang-remang berbalut prostitusi di Kecamatan Pangkalan Lesung ditambah dengan maraknya penyakit masyarakat yang dilakoni para pelajar dan pemuda di kompleks perkantoran tentunya mencoreng wajah Pelalawan yang dikenal menjunjung adat.

Dikatakan Edy, wewenang penegakan Perda Pekat sepenuhnya ada di Satpol PP, oleh karena itu harus bertindak cepat. Kalau ingin berkoordinasi silahkan tapi jangan terlalu lama tanpa ada aksi nyata untuk pencegahan.

"Kita sudah laporkan ini kepada bupati Pelalawan Datuk Setia Amanah bersama Kakan Satpol dan pihak kepolisian. Tentunya pemberantasan pekat ini harus serius dilakukan bukan hanya sekedar koordinasi dan koordinasi saja. Dalam waktu dekat bersama para pemangku adat kita dari LKAM akan menggelar seminar dan pencerahan bagi anak kemenakan agar tidak terlibat dengan pekat," paparnya.

Hal senada dikatakan Pengurus Besar majelis Pemuda Pelalawan (PB. MPP) Nasaruddin US, SH bahwa perlunya penguatan institusi dalam pemberantasan pekat.

Jika warga yang melakukan penertiban tentunya rawan anarkisme. Seperti pembakaran lokalisasi Sepakat di Pangkalan Lesung. Belum lagi warung remang-remang di Jalan Lintas Timur kini komplek perkantoran pelalawan jadi lokasi pekat para pemuda dan pelajar.

"Ini jangan dibiarkan semakin menjalar ditengah-tengah masyarakat. Kalau perlu diberlakukan jam malam dilokasi tersebut. Makanya harus ada tindakan tegas dan cepat jangan dibiarkan seperti sekarang ini," pungkasnya.(JUL)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini