PSBB Siak, Bupati Alfedri Minta Petugas Posko check point Tegas Periksa Pendatang

Redaksi Redaksi
PSBB Siak, Bupati Alfedri Minta Petugas Posko check point Tegas Periksa Pendatang
istimewa
Bupati Siak Alfedri saat mengecek pos cek point di Sabak Auh.

SIAK - Pasien dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 di Kabupaten Siak saat ini masih menyisakan 3 pasien dalam perawatan. Angka ini jauh menurun dari jumlah awal 44 PDP sebelumnya. Meski begitu, dalam memutus mata rantai covid-19 selama PSBB ini, petugas di Posko Cek Point harus tegas dalam memeriksa setiap pendatang yang masuk ke Kabupaten Siak.

Hal ini disampaikan Bupati Siak, Alfedri di hari kedua pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) saat melakukan pemantauan di pos check point Kampung Belading Kecamatan Sabak Auh Kabupaten Siak, Riau, Sabtu (16/5/2020).

"Aturannya sudah ada bagi setiap orang yang masuk ke wilayah PSBB. Maka dari itu, kami minta petugas di Posko Cek Point bisa tegas saat memeriksa orang.

Jangan sampai kasus Covid-19 meningkat saat PSBB sudah ditetapkan," kata Bupati Siak, Alfedri kepada GoRiau.com, Sabtu (16/5/2020).

Selain itu, petugas di setiap posko dapat mengedukasi masyarakat tentang PSBB ini, agar tujuan dilakukannya PSBB ini di Siak dinilai berhasil.

"Ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Salah satu indikator PSBB adalah ada atau tidak penambahan jumlah kasus PDP dan Positif. Mari kita jaga agar tidak bertambah selama 14 hari PSBB ini ditetapkan," ujar Bupati.

Alfedri juga mengimbau agar tidak ada warga yang bepergian ke luar wilayah Siak, apalagi ke daerah yang zona merah. Sejauh ini Siak dapat katakan wilayah yang termasuk zona hijau atau masih relatif aman.

"Siak sampai saat ini minim PDP dan Positif, tapi perlu diingat potensi kerawanan itu tetap ada sehingga kita jaga wilayah kita ini jangan sampai ada warga yang masuk dan menyebarkan virus ke warga kita, selain itu kejujuran warga sangat diharapkan agar penanganan Covid-19 dapat maksimal," ungkap Bupati.(adv)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini