Masyarakat Sudah Muak, Oknum PLN Perlu Belajar Etika

Redaksi Redaksi
Masyarakat Sudah Muak, Oknum PLN Perlu Belajar Etika
ist.

BANGKINANG, riaueditor.com - Pegawai atau oknum PLN Rayon Bangkinang diminta agar belajar etika. Hal itu diharapkan agar masyarakat dapat terlayani dengan baik ketika berurusan dengan Badan Usaha Milik Negara tersebut.

Salah satu insiden kecil yang dialami awak media ketika ingin meluruskan suatu paradigma keliru di tengah masyarakat tentang persoalan pemasangan dan pemutusan aliran listrik, Jumat (25/8/2017).

Saat dikonfirmasi dengan kepala PLN Rayon Bangkinang, Amrizal terkait adanya laporan masyarakat tentang pungutan di luar prosedur ditetapkan, salah seorang pegawai menyeletuk sambil berjalan mengatakan bahwa apa yang disampaikan itu mengada-ada. "Ini mengada-ada," ujar oknum PLN tersebut.

Mendengar celetukan oknum PLN, salah seorang rekan wartawan spontan emosi melihat tingkah laku oknum tersebut.

"Kalau mau ikutan ngomong tolong saudara duduk disini, kami ini bertamu karena menghargai pihak PLN, jadi hargai pula kami," ujarnya dengan nada kesal sambil meninggalkan kantor PLN.

Insiden tersebut menjadi petunjuk sikap arogansi yang dialami publik saat berhadapan dengan oknum PLN selama ini.

Rekan-rekan meminta agar pimpinan PLN memberikan pendidikan etika, agar kesan angkuh dan arogan yang dipamerkan oknum pegawai PLN terhadap publik selama ini bisa diminimalisir. "Masyarakat sudah muak, jangan mentang-mentang anda oknum PLN lalu merasa jadi Raja di ruang publik," imbuhnya.

Sementara itu, kepala kantor PLN rayon Bangkinang menyampaikan permintaan maaf atas tingkah oknum pegawai tersebut. Ia berjanji akan memberikan pendidikan etika kepada para pegawainya. (Syailan Yusuf)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini