Kontraktor Galian Kabel PLN, Ngaku Wartawan Salah Satu Harian di Riau

Redaksi Redaksi
Kontraktor Galian Kabel PLN, Ngaku Wartawan Salah Satu Harian di Riau
fin/riaueditor.com
Usai menutup bekas galian di Jalan Tanjung Datuk, sebuah tenda plastik tampak berdiri di pinggir jalan dan nyaris “memakan” separoh badan jalan.
PEKANBARU, riaueditor.com– Tidak adanya ijin atas aktifitas galian bibir jalan oleh PLN, konfirmasi dilakukan kepada Kepala Bidang Perencanaan Sistem PT PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepri, Rusdi Karim, melalui pesan singkat (SMS), Jumat (2/1). Sayang, hingga berita ini ditulis tak kunjung diperoleh jawaban.

Kasus galian kabel PLN yang dinilai ilegal ini, kian menarik. Pasalnya, sekitar setengah jam usai sms terkirim ke selular Rusdi Karim, tiba-tiba seseorang yang mengaku kontraktor galian kabel PLN, meminta wartawan untuk tidak mempermasalahkan hal tersebut. Ia mengaku bernama IF dengan nomor HP 0821 6938 38XX.

Bak Humas PLN, IF yang menghubungi wartawan Harian Detil via selularnya, menjelaskan alasan dilakukannya penggalian bibir jalan. Yang salah satunya bertujuan untuk meningkatkan daya listrik agar tidak terjadi pemadaman.

Seolah ingin menjelaskan lebih jauh, IF yang ditanya dalam kapasitas apa dia menjelaskan masalah itu, serta merta ia mengaku bahwa dirinya juga wartawan RP salah satu harian di Riau. Sedangkan soal pekerjaan galian kabel PLN yang tengah ia lakoni sekarang, sekedar untuk nyari tambahan, ujarnya.

Saat dikonfirmasi kembali kebenaran statusnya sebagai wartawan di media cetak terbesar di Riau itu, IF mengatakan bahwa dulunya memang wartawan  RP. Hanya saja beberapa bulan lalu ia sudah berhenti dan pindah ke media lain, portal riauoke.com, katanya.

IF bahkan cukup kenal dengan sejumlah Pemred media cetak harian, termasuk Pemred Harian Detil, karena dirinya sering menghabiskan waktu di Gedung PWI Riau.

Ketika ditanya nama perusahaan yang ia bawa dalam mengerjakan galian kabel PLN, IF mengatakan dirinya banyak memiliki perusahaan. Hanya saja, kata IF, khusus untuk pengerjaan galian kabel PLN di Jalan Tanjung Datuk dan Jalan Sutomo, ia meminjam perusahaan milik temannya bernama PT Fajar.

Lebih lanjut kata IF, dirinya mungkin kenal dengan wartawan Harian Detil yang menyoroti masalah ini karena sama-sama tugas di lapangan. "Saya yakin kita pasti kenal-lah. Kapan-kapan kita ngopi bareng ya," ajak IF.

Merasa penasaran dengan pengakuan sang kontraktor, wartawan senior Riau Pos, Aznil Fajri yang ditanya kebenaran Ilzam Fauzi apakah pernah bergabung di tempat ia bekerja, Aznil yang sudah belasan tahun bekerja di Riau Pos itu, mengaku tidak pernah mengenal nama tersebut.

Senada dengan Aznil Fajri, wartawan Riau Pos lainnya, Joko, ketika ditanya mengaku tak kenal dengan IF. "Saya sudah enam tahun kerja disini bang. Tapi yang bernama IF saya tak kenal. Mungkin bisa ditanya sama wartawan Riau Pos yang lebih senior," jawab Joko terdengar tertawa.

Masih seputar pengakuannya IF sebagai wartawan, saat disebutkan bahwa di box redaksi riauoke.com tidak terdapat nama IF, sang kontraktor tak membantah.

"Emang nggak ada. Tanya aja sama bosnya bang. Maklum bang, saya dibuat status magang sama mereka. Atau tanya Rido M haztil bang, dia itu dulu dengan saya bekerja. Atau abang tanya dengan Satria Batubara dia kenal juga dengan saya bang," jawab IF melalui pesan singkat. (fin)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini