Jalan Ahmad Yani Depan Santa Maria Semakin Rawan Macet

Redaksi Redaksi
PEKANBARU(riaueditor)- Kemacetan lalu lintas yang terjadi disepanjang Jalan Ahmad Yani, atau tepatnya di depan Santa Maria terus terjadi setiap harinya. Tahun  ke tahun untuk penanganan kemacetan lalu lintas di jalur ini, Pemerintah Kota (Pekanbaru) dinilai belum bias mengatasi. Bahkan kemacetan jadi langganan.

"Tampaknya kemacetan di Jalan Ahmad Yani ini, Pemko Pekanbaru belum mengatasi dengan secara maksimal. Buktinya, kemacetan lalu lintas didepan Santara Maria Jalan Ahmad Yani ini terus saja terjadi.
Terutama, kemacetan itu terjadi jika saat jam-jam sibuk anak sekolah, dan warga yang pulang kantor," ungkapnya.

Harapan mengatasi kemacetan lalu lintas dititik ini disampaikan Rahmadi (35) warga Kelurahan Sukajadi, Pekanbaru, Senin (14/1) berbincang dengan wartawan. Ia mengatakan, tampaknya Pemko sampai saat ini belum mampu mengatasi terjadi kemacetan lalu lintas disini. Pemko mesti upaya mencarikan solusi terbaik.

"Pemko terkesan belum mampu mengatasi kemacetan lalu lintas di Santara Maria Jalan Ahmad Yani. Sehingga untuk mengatasi kemacetan itu, tampak aparat dari kepolisian yang sibuk mengurai agar kendaraan dapat berjalan lancar. Disebab, kendaraan terkesan seenaknya parkir disaat ngantar anak sekolah," katanya.

Kemacetan dititik ini, sambungnya jika jam-jam sibuk itu berdurasi 30 menit, yang sehingga kendaraan melintas disana beringsut, kendati ada petugas dari kepolisian untuk mengurainya. Karena dilokasi kemacetan itu, selain Sekolah juga ada Rumah Sakit Santa Maria. Maka kendaraan semakin penuh saja disana.

"Kendaraan makin banyak, yang menyebabkan jalanan semakin penuh saja disana," kata Rahmadi yang ditimpali Mardisnatun (35) warga yang tinggal disekitaran Santa Maria ini. Katanya, sudah selayaknya Pemko Pekanbaru mecarikan solusi terbaik dengan tidak mengorbankan warga. Karena sebutnya, kemacetan harus diatasi.(das)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini