Diklat P4S Program Tepat Berantas 3 Zero

Redaksi Redaksi
Diklat P4S Program Tepat Berantas 3 Zero
sy/riaueditor.com
Bupati Kampar H Jefry Noer bersama anggota DPR RI Jon Erizal saat memanen bawang merah di lokasi P4S Kubang Jaya.
SIAK HULU, riaueditor.com– Program pelatihan P4S Kubang Jaya merupakan Langkah tepat dalam memberantas 3 zero di Kabupaten Kampar. Demikian dikatakan anggota DPR RI Komisi I, Jon Erizal ketika meninjau tempat pelatihan di Diklat P4S Kubang Jaya di Kecamatan Siak Hulu, Sabtu (08/11).
 
"Tidak banyak kepala daerah yang memiliki visi dan misi seperti ini", ungkapnya kagum seraya menambahkan bahwa visinya sangat jelas dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat ekonomi menengah kebawah.
 
Tidak banyak pemimpin daerah yang membuat terobosan seperti ini, program ini memang diciptakan untuk menghapus kemiskinan Di kabupaten kampar, katanya saat memberikan motivasi sekaligus penyemangat peserta pelatihan di bidang peternakan.
 
Dikatakan, peserta pelatihan nantinya merupakan duta, artinya menjadi wakil, menjadi pelopor guna membangkitkan perekonomian di Kabupaten Kampar. Tidak semua warga masyarakat Kabupaten Kampar yang beruntung bisa menikmati pelatihan, tambah Jon Erizal.

Diakhir motivasinya Jon Erizal mengatakan dirinya merasa yakin program 5 pilar pembangunan Kabupaten Kampar yang dituangkan kedalam 3 zero akan berhasil, karena dengan adanya P4S ini berarti pemda Kampar telah menyiapkan SDM dan ahli dibidangnya dengan pasti mendapat prioritas bantuan pusat. Banyak daerah yang mengajukan bantuan tetapi tidak mempersiapkan untuk apa bantuan itu digunakan, ini kerja nyata dan konsep nyata dan harus didukung dan dibantu oleh Pemerintah Pusat, ucapnya.
 
Sementara, Bupati Kampar, H. Jefry Noer ketika mendampingi Jon Erizal  menyampaikan bahwa sengaja dirinya membawa anggota DPR RI untuk melihat secara langsung berbagai program yang sedang dikerjakan oleh Pemdakab Kampar. Jefry berharap pemerintah pusat dapat memperhatikan sekaligus memberikan bantuan serta perhatiannya kepada program 3 zero di Kabupaten Kampar.
 
Ditambahkan Jefry, bahwa peserta pelatihan setelah diberikan pengetahuan di bidang masing-masing, juga diberikan bantuan dana bergulir dan setelah pulang ke tempat asal mereka dapat mengembangkan ilmu yang didapat dan diminta untuk dapat membentuk masyarakat dengan membentuk kelompok. (sy)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini