Deswanto: Penyaluran Dana UED-SP 80 Persen Menyimpang

Redaksi Redaksi
Deswanto: Penyaluran Dana UED-SP 80 Persen Menyimpang
PEKANBARU, riaueditor.com- Kecurigaan Gubernur Riau, H Annas Maamun terkait kinerja tenaga pendamping desa dalam mengelola dana Usaha Ekonomi Desa-Simpan Pinjam (UED-SP) terbukti dari hasil evaluasi tim diketahui hanya 2 persen dana yang diperuntukan untuk pengusaha ekonomi lemah tersebut yang tepat sasaran.

"Jadi selama ini laporan yang diberikan kepada kita dan diserahkan ke Gubernur adalah fiktif. Dan Peraturan Gubernur yang menegaskan 10 persen diperuntukan untuk masyarakat miskin juga tidak jalan," ujar Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pembangunan masyarakat desa (BPMBangdes) Riau, Daswanto, Rabu (11/6).

Dari hasil evaluasi tersebut, katanya, tim audit independen dana UED-SP banyak disalurkan kepada para pengusaha yang sudah mapan. Seperti pengusaha keramik, perabot dan lannya.

"kerja tim audit Independen yang dibentuk untuk mengevaluasi kinerja para pendamping desa sudah selesai dan hasilnya telah diserahkan kepada pihak BPKP. Nantinya BPKP lah yang menentukan nasip para pendamping desa, apakah honor mereka bisa dibayarkan atau tidak. Ya semuanya kita serahkan kepada BPKP, kita minta pendapat mereka iuntuk memutuskan langkah selanjutnya," ucap Deswanto.

Selain penyimpangan penyaluran dana bantuan, tim audit independen juga menemukan penyimpangan pemanfaatkan fasilitas yang diberikan kepada pendamping desa. "Mereka diberikan fasilitas sewa rumah tapi tidak digunakan dan dananya digunakan untuk yang lain," ujar Deswanto.

Diakui Deswanto agar semua menjadi tranparan Gubernur Riau, H. Annas Maamun mengintruksikan dirinya untuk melaporkan secara detil sesuai ByName, siapa yang meminjam, berapa besar, mulai tahun berapa, nama desa dan kelurahan mana saja.

Tapi dalam kasus ini Deswanto juga memberikan angin segar kepada para pendamping desa serta berjanji akan membayar honor mulai January sampai April, "dengan catatan semua syarat administrasi dipenuhi para pendamping," katanya.(dea)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini